Laman

Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

LEBIH BAIK KERJA CERDAS ATAU KERJA KERAS?

Kata2 ini terlintas dibenak saya ketika saya dengar dari mulut teman saya. "Makanya jangan kerja keras! Kerja cerdas dong!!!" Apa bedanya dari kedua kata itu? Sesuai katanya banyak yang bilang jika kerja kera itu capek butuh usaha besar untuk melakukannya banyak pengorbanan yang harus diterjang, namun jika kerja cerdas hanya berputar otak memikirkan bagaimana keuntungannya tidak perlu susah payah berusaha tidak perlu capek2 kerja ga perlu susah. Benarkah???



Salah satu artikel yang membuat saya setuju, yang membuat saya semangat, yang membuat saya mengerti arti keduanya.....

INI DIA ARTIKELNYA

Ada yang mengatakan bahwa untuk sukses, kita memerlukan kerja keras alias work hard. Tapi, dewasa ini orang-orang mulai memunculkan gagasan kerja cerdas atau work smart. Di Amerika Serikat, prinsip kerja keras telah mengakar di Negeri Paman Sam itu selama lebih dari 3 abad. Dahulu, ketika sektor industry dianggap paling menjanjikan dan memasuki masa keemasannya, semua orang berlomba-lomba untuk bekerja keras. Kini, ketika zaman sudah berubah, bisnis beralih dan memusatkan konsentrasinya pada sector pelayanan. Berkembanganya era digital dan teknologi informasi membuat para pekerja dan pebisnis mulai berpikir bahwa kerja cerdas akan memberikan hasil yang lebih baik.

Kerja keras mengacu pada proses bekerja yang tekun, terus-menerus, sabar, dan bersedia melakukan banyak hal untuk mencapai kesuksesan. Contohnya sangat banyak di sekitar kita, bagaimana dulu para pengusaha hampir bangkrut saat krisis moneter tahun 1997. Tapi, dengan kerja kerasnya, mereka tetap bertahan membangun kembali usahanya. Begitu juga dengan korban tsunami di Aceh dan tanah longsor di Nepal yang membuat orang-orang kaya kehilangan seluruh rumah dan harta benda lainnya. Mereka meniti kembali usahanya dari awal, kembali dari nol. Hanya orang-orang yang bekerja keras saja yang bisa bertahan menghadapi situasi sulit seperti itu.

Di sisi lain, kerja cerdas banyak digaungkan oleh para eksekutif dan pebisnis muda masa kini. Menurut mereka, ada banyak sekali peluang di sekitar kita. Kita harus cerdas dan berpikir taktis untuk mampu menangkap dan memanfaatkan peluang yang ada. Banyaknya pengangguran saat ini tidak lain karena ketidaktahuan dan kemalasan berpikir. Kalau ada orang yang sudah bekerja selama belasan bahkan puluhan tahun tapi tidak bisa kaya, itu juga karena orang-orang itu tidak paham bagaimana bekerja dengan cerdas. Bekerja cerdas berarti mengurangi waktu kerja, tapi meningkatkan produktivitas. Dengan demikian, seseorang memiliki waktu yang lebih banyak.
Bekerja keras sebenarnya merupakan mental dasar yang harus dimiliki oleh semua orang. Orang yang bekerja keras akan bisa menghadapi situasi sulit sekalipun. Kerja keras adalah dasar yang harus dimiliki untuk membangun usaha dan karir. Sayangnya, dalam beberapa bidang keahlian kerja keras tidaklah cukup. Bekerja keras tanpa kerja cerdas hanya akan membuang waktu dan energi, tanpa memberikan banyak hasil. Saat itulah dibutuhkan adanya kerja keras. Seseorang harus memutar otaknya agar ia bisa menghasilkan lebih banyak dengan modal yang sama.

Mengapa tidak mengaplikasikan keduanya sekaligus?

Bekerja cerdas memang sangat diperlukan, tapi ini hanyalah setengah usaha untuk mencapai kesuksesan. Tidak ada satupun pengusaha sukses atau pemilik jabatan eksekutif yang tidak bekerja keras. Saat ini memang banyak sekali pakar dan pengusaha yang menganjurkan untuk lebih bekerja cerdas. Pengusaha seperti Donald Trump, Bill Gates dan Mark Zuckenberg memang hanya akan mengatakan bahwa kesuksesannya dibangun dengan kecerdasan, kecerdikan, ketelitian, kemampuan mengambil resiko, dan otak brilian. Padahal di balik kesuksesannya, mereka pernah mengalami jatuh-bangun. Mereka pernah hanya tidur selama 3 jam di tempat yang tidak nyaman. Mereka pernah bangun dini hari untuk mempersiapkan pekerjaannya, ketika orang lain masih enak tidur. Para pebisnis sukses ini tahu betul, bahwa keberhasilan membutuhkan kerja keras. Bahkan gagasan kerja keras ini pun masih mereka lakukan sampai sekarang. Faktanya, belum ada satu pun pengusaha kaya raya yang langsung puas menikmati kerja kerasnya di usia tua. Meskipun sudah tua, mereka tidak diam saja di rumah atau jalan-jalan dan berbelanja.

Alexis Ohanian menyatakan bahwa untuk membangun sebuah bisnis, seseorang harus bekerja keras dan kerja cerdas sekaligus. Di awal, seseorang wajib bekerja keras dan dan menjalani hidup penuh tekanan. Harus menghemat untuk bisa mengumpulkan modal dan mengembangkan bisnis lebih luas lagi. Untuk mengembangkan bisnis ini, kita juga harus cerdas melihat kebutuhan pasar. Kita tidak hanya memasarkan, tetapi memenuhi kebutuhan masyarakat dan menarik perhatian mereka dengan apa yang kita miliki.

Keberhasilan tidak hanya dibangun dengan kerja cerdas. Setidaknya, tidak sesederhana itu. Menurut Michael Moroney, orang sukses memang bekerja dengan cerdas, tetapi juga sekaligus bekerja keras. Keduanya harus dikombinasikan. Tidak mungkin bisa sukses hanya dengan salah satunya.
http://www.arthinkle.com/articles/detail/kerja-keras-atau-kerja-cerdas


Than..... setiap kerja keras maka harus dibarengi dengan kerja cerdas begitupun sebaliknya. Kalau kita hanya kerja keras saja bertahun2 akan sama, akan begitu2 saja. Tapi jika kita cerdas melihat potensi diri kita, cerdas melihat peluang, cerdas melihat lingkungan. Maka yang kita dapatkan pun akan lebih dari yang kita harapkan. Dan tentu saja didalam kerja cerdas harus ada kerja keras agar apa yang kita kerjakan berjalan terus menerus walau pun harus jatuh bangun. ^___^

Tangerang 
6 Febuari 2016
08:14 WIB 

Busway Vs KRL


Setiap aku pulang ke kota asalku menggunakan alat trasportasi yang lebih mudah dan cepat maka aku pilih kereta. Dari Pasarminggu (stasiun yang dekat dengan kampusku) sampai Tangerang (kota tujuan pulang) kira-kira ditempuh kurang lebih 2jam an itu pun kalau dari stasiun transit (Duri) kereta tujuan tangerang langsung tersedia. Aku menggunakan kereta jurusan Bogor-Jatinegara, dimulai dari stasiun pasar minggu turun di stasiun Duri dan harus berganti kereta jurusan Tangerang. Aku mungkin bisa dibilang penghuni kereta baru, kira2 baru akhir tahun lalu aku aktif menaiki KRL komuterline JABODETABEK sampai saat ini sudah hapal semua rutenya hehe. Ya selain cepat sampai tujuan, tempatnya nyaman, dan lagi biaya ongkos kereta pun tidak mahal. Hitungannya, 3 stasiun pertama 2 ribu, 3 stasiun berikutnya ditambah 500 (klo ga salah ya :D) soalnya aku biasa pulang ongkosnya cuma 4.500 saja lumayan deh. Dari awal kuliah aku belum tahu rute kereta di tangerang, jadi aku lebih pilih naek busway saja. Tapi jika dibandingkan ongkosnya lebih murah busway hanya 3500 ke semua tujuan. Tapi kalau dari rumahku lebih mahal naek busway, soalnya dari tangerang harus naek angkot ke kali deres (kan busway adanya dijkt doang jdi harus ke jakbar dulu) lumayan agak jauh ongkosnya kalo dulu 4000 (ga tau sekarang :D). Nah kalau di akumulasikan rutenya seperti ini:

1. Naek Busway = angkot ke kali deres = 4.000 sekarang 6000 Naek busway jurusan kali deres-pulo gadung = 3.500 transit di monas. Aek lagi jurusan monas-Ragunan turun di halte pejaten. Naek angkot 36 turun di dpn UNAS ongkos= 1500 (klo dulu) 2500 (sekarang). Waktunya lebih cepat sekitar 3jam lambat 5jam (macet, nunggu busway, segala macemlah).

2. Naek Kereta = angkot ke stasiun kota tangerang ongkos=2500/3000 naek kereta kcomuterline JABODETABEK ongkos 4.500 turun di stasiun duri transit naek kereta jurusan bogor turun di pasar minggu naek angkot 61 ongkos= 3000 turun langsung depan UNAS. Waktunya paling cepat 1jam paling lambat 3jam (lambat karena nunggu kereta dari duri ke bogor).

Nah jadi klo ditanya enakan naek apa? Jawabannya kereta! Soalnya ga ada macetnya walaupun di kereta kita ga dapat tempat duduk tapi kereta cepat sampainya. Beda dengan busway kemacetan ibukota ga bisa terbantahkan! Apalagi klo musimnya banjir, busway banyak yang ga beroprasi karenanya. Sampe inget waktu itu sekitar jam 10an berjam2 nunggu di harmoni sampe penumpang nge beludak, ga ada satupun busway yang mau ke arah kali deres soalnya katanya banjir di halte pesing apa gitu. pengalaman banget nih pas musim ujan banyak busway yang mogok atau memogokan diri. yang sengaja memogokan diri karna ga berani nerobos banjir walaupun penumpangnya membeludak tetep aja ga peduli. 

Pernah saat pulang dari kampus sampe halte harmoni sekitar jam 8an. dan antrian saat itu sudah panjang seperti biasanya jadi ga ada yang aku hirauin. Semua penumpang pun yang biasa antri tetap pada barisannya masing-masing. sampai jam 9 menuju jam 10an kenapa buswaynya ga ada yang datang untuk mengangkut penumpang? padahal saat itu penumpang jurusan Harmoni-Kalideres sampai membeludak. hal ini hanya berlaku pada koridor kami. ternyata dapat kabar bahwa di sekiar pesing sampai grogol banjir jadi busnya tak ada yang ingin melintas. Sebagian penumpang pergi meninggalkannya. Tapi entah kenapa sebagian besar penumpang tetap bersikeras untuk menunggu dan berharap ada bis yang akan mengangkutnya, salah satunya aku. Entahlah apa alasan mereka, tapi yang jelas alasanku karna tidak ada ongkos lagi. Sehari aku hanya dikasih uang jajan 50 ribu 20ribu buat ongkos sisanya buat makan plus print atau copy tugas kuliah jadi bisa-bisa aku ngebaginya. Selain itu 
karna jam 9 mana ada angkot yang melintas bahkan dengan kondisi banjir seperti ini. 

Why Traveling?

Mungkin sebagian orang menganggap traveling itu hanya mengabiskan waktu dan uang saja. Namun bagi mereka para traveller pasti punya alasan tersendiri mengapa mereka melakukan hal itu.

Mountai Prau 2565 Mdpl

Bagi saya traveling itu bukan hanya sebuah hobby tapi lebih dari itu. Dengan traveling saya bisa melihat bagaimana indahnya dunia ini. Dan hal ini mengantarkan saya pada sukur yang luar biasa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Karena kehindahan alam yg Dia ciptakan. Syukurku atas alam yg Allah beri dan merupakan petualanganku di Dunia! 

Sunrise at Mountain Prau Dieng Wonosobo
Saat naik gunung. Saya merasakan ke besaran dan ketinggian Tuhan disitu. Gunung yang begitu besar dan tinggi itu berjam-jam bahkan berhari-hari harus didaki. Dan bagaimana penciptanya? Pasti lebih Besar dan lebih Tinggi bukan?

Hamparan Awan From Mt. Prau

Saat berada dipuncak hamparan awan yang begitu indah dan pemandangan alam yang sungguh luar biasa. Disitu saya merasakan Keindahan Allah yang menciptakan sungguh luar biasa. 

From Bukit Paralayang Puncak Bogor

Saat mengunjungi pantai. Hamparan laut yang luas dihiasi pasir putih nan cantik serta birunya langit menjadi satu perpaduan yang sungguh luar biasa. Cantik nan indah lukisan Allah. Disini saya melihat bahwa Allah Maha Luas, Maha Indah, Maha segalanya. Lukisan Allah mana lagi yang kau dustakan?

From Balekambang Beach Malang

Pura at Balekambang Beach Malang
Bahwa manusia itu kecil tidak ada apa-apanya jika berada dialam hanya terlihat titik saja, itulah manusia. Tidak pantasnya merasa sombong apa yang dia punya. (seperti cantik, ganteng, kaya, dsb)  karena itu semua Tuhan yang menciptakan. No one is perfect!
"Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban" Nikmat Allah mana lagi yang kau dustakan?" Inilah caraku untuk bersyukur.... Caraku melihat KebesaranNya... Caraku ketika haus akan cintaNya... Caraku dekat padaNya...


Karena kita takkan pernah tau sampai kapan kita hidup. Hidup hanya sekali. Setidaknya kita tahu apa yang ada di dalam bumi ini sebelum kita dikembalikan lagi kebumi.
Keep Traveling guys... Berpetualanglah!

Tangerang
25 November 2015

Mengenal Tulisan (Jenis tulisan/cerita)

http://id.wikipedia.org/wiki/Cerita_pendekttp://id.wikipedia.org/wiki/Cerita_pendekERITA FIKSI 
Hemi & Hendy (1987) bahwa cerita fiksi adalah cerita rekaan yang berdasarkan angan-angan atau fantasi, bukan berdasarkan fakta atau kejadian yang sesungguhnya, hanya berdasarkan rekaan pengarang saja. 

Jenis-jenis cerita fiksi
Badudu (1992) menyatakan bahwa jenis cerita fiksi dibedakan menjadi :
a. Narasi, yaitu betuk karangan yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa yang disusun menurut urutan waktu.
b. Deskripsi adalah jenis karangan yang isinya melukiskan atau menggambarkan sesuatu berdasarkan hasil pengamatan panca indera kita disertai bukti-bukti yang kuat, misalnya dengan angka, grafik, peta, gambar, seolah-olah pembaca menyaksikan kejadian atau sesuatu yang ditulisnya itu.
c. Persuasi adalah seni verbal yang bertujuan untuk meyakinkan seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki pembicara pada waktu ini atau pada waktu yang akan datang, untuk melakukan sesuatu serta mengambil keputusan yang benar dan bijaksana serta dilakukan tanpa paksaan.
d. Argumentasi, adalah suatu bentuk retoriks yang berusaha mempengaruhi sikap dan penapat orang lain, agar mereka percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan keinginan penulis atau pembicara.
e. Eksposisi adalah menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan pembaca dengan tidak berusaha mempengaruhi pendapat seseorang. 


Suherli, Sumadiputra,dan Sofidar (1987) menyatakan bahwa cerita fiksi dibedakan menjadi :
a. Novel ialah cerita yang melukiskan pengalaman manusia yang isinya lebih singkat atau pendek dan belum ada penyelesaian yang sempurna. Novel ini berkembang dengan pesatnya pada pengarang angkatan 45. Contoh : Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma (Idrus), Kawan Bergelut (Suman Hasibuan), Aku (Idrus).
b. Cerpen ialah karangan yang menguraikan suatu peristiwa atau melukiskan sesuatu kejadian dalam sepintas kilas, sehingga penyelesaiannya belum ada. Contoh : Hujan Kepagian (kumpulan cerpen) oleh Nugroho Noto Susanto, Robohnya Surau Kami (kumpulan cerpen) oleh AA Navis.
c. Roman ialah cerita tentang percintaan. Contoh : Si Jamin karya Aman Datuk Majdoindo. 

 Sumber: http://pamangsah.blogspot.com/2008/12/cerita-fiksi.html

Flash fiction adalah karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerita pendek. Walaupun tidak ada ukuran jelas tentang berapa ukuran maksimal sebuah flash fiction, umumnya karya ini lebih pendek dari 1000 atau 2000 kata. Rata-rata flash fiction memiliki antara 250 dan 1000 kata. (Sebagai perbandingan, ukuran cerita pendek berkisar antara 2.000 dan 20.000 kata. Rata-rata panjangnya antara 3.000 dan 10.000 kata.) Keterbatasan jumlah kata flash fiction sendiri sering kali memaksa beberapa elemen kisah (protagonis, konflik, tantangan, dan resolusi) untuk muncul tanpa tersurat; cukup hanya disiratkan dalam cerita. Satu jenis flash fiction menggunakan jumlah kata yang spesifik. Contohnya cerita lima puluh lima kata atau cerita seratus kata.

Sumber: http://id.wipedia.org/wiki/ceritapendek

Buku nonfiksi adalah buku yang ditulis berdasarkan kajian keilmuan dan atau pengalaman. Pada umumnya, buku nonfiksi merupakan penyempurnaan buku yang telah ada. Berdasarkan isinya, buku nonfiksi dapat dibedakan menjadi empat, yaitu buku biografi, buku pendamping, buku literatur, dan buku motivasi.


Buku biografi adalah buku yang berisi riwayat hidup seseorang. Buku itu ditulis untuk mendokumentasikan peristiwa penting yang dialami seseorang. Tentu buku biografi ditulis agar dapat menginspirasi pembacanya. Karena itu, buku biografi ditulis berdasarkan kelebihan atau keunggulan tokohnya.

Buku pendamping adalah buku yang berfungsi untuk mendampingi buku utama. Biasanya buku pendamping disebut pula buku pengayaan. Jadi, buku pendamping ditulis setelah ada buku utama. Sebagai contoh, buku pelajaran untuk anak sekolah. Kajian buku pelajaran itu masih bersifat umum. Jadi, buku pelajaran memerlukan buku pendamping untuk menjelaskan buku utama. Mengapa? Karena ada beberapa bagian dari buku utama yang tidak dijelaskan dalam buku utama. Ini disebabkan space atau pedoman penulisan buku utama tersebut.

Buku literature adalah buku yang difungsikan sebagai rujukan kajian keilmuan. Buku literature sering disebut diktat atau buku kuliah. Buku literatur sering ditulis berdasarkan penelitian. Jadi, buku ini mempunyai kadar keilmiahan sangat tinggi. Maka, buku ini sering ditulis dosen atau peneliti.

Buku motivasi adalah buku yang berisi kajian psikologis untuk membangkitkan gairah atau semangat pembacanya. Buku motivasi dapat disusun berdasarkan kajian keagamaan dan moral. Buku motivasi sering ditulis oleh entrepreneur. Dengan membaca buku motivasi, pembaca merasa mendapatkan energy baru untuk meneruskan hidup.

Sumber:  http://media.kompasiana.com/buku/2011/01/15/kelebihan-buku-nonfiksi/ 

Aku dan Hijab


Perempuan dengan hijab. Takkan terpisahkan. Ketika berbicara hijab, tentu berbicara pula pemakainya. Yaitu kaum hawa. Mengenakan hijab merupakan kewajiban dalam agama saya. Yaitu Islam. Agama saya menganjurkan bahkan mewajibkan setiap wanita untuk berhijab dikarenakan kehormatan dan kemuliaan kaum ibu. Walaupun sebuah kewajiban. Sejatinya, mengenakan hijab bukan paksaan tapi kebutuhan.

Saya sendiri sudah cukup lama mengenakannya. Sekitar 9 tahun yang lalu. Tepatnya dimana pertama kalinya saya harus menuntut ilmu sekolah islami (baca: Pesantren). Pada awalnya saya pikir ini sebuah paksaan. Yah, karena dunia sekolah saya yang mengharuskan seperti itu, maka mau tak mau saya jalankan saja itu. Agak sedikit berat hati karena tidak tau dan tak paham apa fungsinya. Pada saat itu umur saya masih terbilang kecil. Ditambah lagi cuaca diIndonesia hanya ada musim panas dan hujan. Jadi ketika musim panas tiba, anak kecil pasti merengek kegerahan dengan jilbab dan baju panjangnya.

Beranjak belia, ditengah-tengah pergaulan metropolitan yang sangat memukau. Menggoda saya tuk melepaskan hijab. Ditengah-tengah kegelamoran fashion. Pada saat itu hijab dianggap norak dan gak gaul. Banyak teman-teman yang terjebak dipisahkan secara paksa dengan hijabnya. Akibat dari pergaulan. Hal itulah yang membuat saya tidak percaya diri.

Namun seiring jalannya waktu sedikit demi sedikit saya tahu manfaat dan kegunaannya. Dan kewajibannya dalam agama. Bahkan saat ini saya melihat dan merasakan langsung fenomena dan fakta dari manfaat hijab ini. Alhamdulillah dimasa kini banyak desainer muslimah yang membuat fashion hijab luar biasa. Mereka membuktikan bahwa hijab dapat digunakan dimanapun dan kapanpun. Semua usia terlihat sangat modis dengan hijabnya. Selain dapat menjalankan perintah agama. Bisa gaul, trandy, cool, eksotik, bahkan glamorpun. Asal mungkin tidak berlebihan. Sekarang ketika beranjak dewasa aku tambah percaya diri dengan hijabku ini. Kini hijab dengan rambutku, bagaikan baju dengan celana. Takkan terpisahkan lagi. Thanks GOD.

Swasembada 2014 Realisasi atau hanya angan-angan belaka?


 oleh: Ima Sarah Nabila
Kebutuhan pokok yang dianggap paling inti adalah pangan. Di Indonesia kebutuhan akan pangan terutama berpusat pada kebutuhan akan beras, karena makanan pokok masyarakat Indonesia adalah nasi. Indonesia akan mengalami ketidakstabilan ekonomi apabila masalah pangan tidak teratasi.

Dalam artikel Kompas kamis, 27 september 2012 diungkapkan Target Presiden Susilo Bambang Yudoyono pada 2010 akan swasembada pangan indonesia antara lain beras, gula, jagung, kedelai, daging sapi, dan garam. Merupakan janji pemerintah atas kedaulatan pangan. Namun sejauh ini terlihat tidak realistis dalam prakteknya. Seolah pemerintah tidak menunjukkan yang serius terhadap pertanian. Dipaparkan dalam artikel itu bahwa target swasembada 2014 terlihat tanpa kekuatan sehingga tidak dapat terealisasikan.

Tingkat persepsi dalam artikel itu terlihat bahwa pemerintah seolah meminggirkan dan tidak konsisten terhadap targetnya. Walaupun merujuk pada tahun 2014 akan datang namun sampai saat ini tidak terlihat realisasi yang nyata terhadap swasembada. Malah sebaliknya justru krisis pangan yang kita hadapi. Dikutip dari Kompas hari Selasa, 16 Oktober 2012  bahwa Indonesia masih harus mengimpor bahan pangan. Sepanjang 2012, impor beras sudah mencapai 1,95 juta ton, jagung sebanyak 2 juta ton, kedelai sebanyak 1,9 juta ton, daging sapi setara 900.000 ekor sapi, gula sebanyak 3,06 juta ton, dan teh sebesar 11 juta dollar. Dalam hal ini terlihat dikatakan krisis pangan karena impor sepangjang tahun 2012 masih merajai pasar dalam negri. Terdapat pertanyaan yang mendasar. Akankah swasembada 2014 menjadi realisasi nyata ataukah hanya angan-angan belaka?

Aliansi Desa Sejahtera pada Hari Pangan Sedunia, Selasa (16/10/2012), menyatakan, Indonesia memiliki 77 jenis sumber karbohidrat, 26 jenis kacang-kacangan, 389 jenis buah-buahan, 75 jenis sumber lemak, dan 273 jenis sayuran.

Sungguh ironi, itulah kata yang pas melihat pasar dalam sektor pertanian indonesia. Indonesia yang merupakan Negara kaya akan Sumber Daya alam yang melimpah, masih harus mengimpor untuk kebutuhan pangannya. Indonesia yang masih tergolong agraris ini ternyata masih menghadapi fakta bahwa pasar dan politik sama-sama meminggirkan sektor pertanian. Sektor ekonomi yang sangat strategis yang merupakan basis ekonomi rakyat dipedesaan. Negara Indonesia Negara agraris yang dulunya merupakan daerah lumbung padi, namun saat ini musna dan berganti menjadi daerah perkantoran dan mall-mall megah disana sini. Sehingga seluruh kebutuhan harus mengimpor dari Negara lain bahkan sampai barang konsumsi.
Menurut saya, ada beberapa masukan yang saya amati dalam upaya pemerintah untuk mencapai targetnya yaitu swasembada 2014. pemerintah seharusnya:
1.      Megambil kebijakan untuk mengurangi impor dan mengekplorasi atau mengembangkan pangan dalam negri sehingga dapat tercipta swasembada 2014.

2.      Petani harus diarahkan untuk menanam atau bercocok tanam terutama padi dengan menentukan atau menetapkan harga dasar jual tersebut yang terjangkau sehingga petani tidak merasa rugi dan tidak pindah menanam komoditas lain.

Indonesia merupakan Negara agraris dan sempat dikenal dengan julukan macan asia karena swasembada pangannya terutama beras pada Era Suharo. Namun saat ini hanya tinggal kenangan. Ada keinginan tahun 2010 dinama Presiden Susilo Bambang Yudoyono mencanagkan target swasembada 2014. Untuk mendukung target pemerintah di tahun 2014. Pemerintah seharusnya lebih memperhatikan dan mengembangkan sector pertanian. Mungkin dapat melalui program bimbingan masal. Program ini sekiranya sudah dimulai sejak awal 1960-an pada Era Suharto (terjadi dalam Repelita) adalah memperkenalkannya pasca usaha tani. Meliputi:
1.      Pengenalan dan percepatan penggunaan varietas unggul padi.
2.      Pemupukan.
3.      Pemberantasan hama dan penyakit.
4.      Pengairan dan
5.      Perbaikan dalam bercocok tanam.
Dengan kebijakan itu, sekiranya ketergantungan Indonesia terhadap beras impor atau impor pangan lainnya menjadi teratasi. Hal ini akan menjadi legitimasi politik bagi pemerintah karena telah mampu menjaga dan memperhatikan kebutuhan pokok rakyatnya. Dalam hal ini akan terjadi keterkaitan produksi pangan terhadap kehidupan ekonomi dan politik Indonesia serta dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

sumber: Kompas kamis, 27 september 2012. judul: “Surplus Beras Berbasis Impor”

Pintar Membagi Waktu

Woww... da tips bagus nih dari Annida Online. Masalah... waktu, emang harus benar-benar teliti. Biar ga kemakan waktu lagi, gak nyesel nantinya... Mesti coba deh....!! Cekidot...!!

Sobat pernah nggak merasa bingung membagi waktu? Kerjaan ini belum selesai, pas melihat to-do-list, kok ya masih banyak tugas lain yang harus diselesaikan. Pusssiiing!
Akhirnya tidak jarang kita malah mogok ngapa-ngapain (stress sendiri nggak tahu bagaimana menyelesaikan kerjaan yang masih menggunung).
Nah berikut ini adalah sedikit tips untuk membagi waktu yang efektif, mudah-mudahan bisa berguna:

1. Sesuaikan aktivitas dengan “jam biologis” kita! Ada istilah “orang pagi” atau “orang malam”, yaitu kondisi di mana energi dan konsentrasi seseorang sedang tinggi-tingginya, ada yang berkonsentrasi tinggi kalau sudah malam, ada juga yang justru baru semangat di pagi hari. Biasanya pada waktu-waktu ini, kerja apa saja cepat selesai. Bila kita bisa menyesuaikan aktivitas kita dengan “jam biologis” ini, insya Allah produktivitas kita bisa makin tinggi Sob!
2. Buat prioritas mana tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu (mana yang lebih penting dan mendesak), dan mana yang masih bisa dikerjakan belakangan! Nah, kerjakanlah tugas sesuai urutan tersebut. Hal ini akan mengurangi panik karena dikejar-kejar deadline!
3. Buat urutan tingkat kesulitan tiap tugas. Biasakanlah mengerjakan yang mudah dulu, supaya kita tidak menjadi frustasi atau menghabiskan terlalu banyak waktu di kerjaan yang sulit.
4. Perhatikanlah apakah seluruh tugas harus kita yang menyelesaikan sendiri, atau sebenarnya bisa kita limpahkan kepada orang lain! Belajarlah untuk mendelegasikan tugas! Jika ada tugas yang bisa dibagikan kepada teman sekelompok atau se-organisasi, percayakan dia untuk mengerjakannya! Jangan mengerjakan semua hal sendirian Sob, jika memang bisa membagi tugas, itu lebih baik!
5.Selalu ingat untuk makan makanan bergizi serta berolahraga agar tubuh tetap bugar dan segar! Kondisi tubuh yang sehat sangat baik dalam menjalankan aktivitas yang padat. Kalau kitanya cepat sakit, lemas, dan punya penyakit kambuhan (misalnya Maag), duuh... bagaimana bisa mengerjakan tugas dengan optimal? Pasti membuat manajemen waktu kita menjadi kacau balau.
6. Konsentrasi dan fokus. Di setiap mengerjakan tugas, usahakan tetap fokus dan konsentrasi agar kerjaan cepat beres! Jangan memikirkan pekerjaan lain saat mengerjakan sesuatu, ini membuat penyelesaiannya lebih lama.
7. Supaya aliran darah tetap berjalan lancar, istirahatlah selama 5 - 10 menit setiap 30 - 40 menit mengerjakan tugas!
8. Mulailah berkata “tidak” pada hal-hal yang dapat merusak alur rencana pengerjaan tugasmu!
9 Jangan mudah menerima tugas baru! Ukurlah kemampuan kita dan jumlah waktu yang kita miliki, dengan jumlah tugas yang harus diselesaikan. Jika overload... beranilah untuk menolak tugas baru yang diberikan!


Sama dengan flashdisk, diri kita juga memiliki kapasitas maksimal Sob! Flashdisk yang berukuran 8 GB yaa tidak bisa dipaksakan untuk diisi sampai 12 GB. Bahkan kalau kepenuhan kapasitas, bisa-bisa rusak dan lelet kinerjanya looh... So, jangan pernah memaksakan diri kita untuk menyanggupi setiap tugas yang diberikan oleh orang lain, bisa jadi kita malah mengecewakan diri sendiri dan banyak orang.

Semoga sukses membagi waktu dan berhasil mengerjakan setiap kewajiban dengan optimal!

Sumber: Gubahan dari www.kafesantai.com

Menjadi Pribadi Yang Baik

Kunci, Anda pasti tidak asing dengan benda yang satu ini. Bentuknya beraneka ragam begitupula dengan teknologinya, mulai dari yang konvensional sampai yang modern. Begitu pentingnya kunci sampai-sampai kita dibuat panik ketika kehilangan kunci, bahkan supaya terhindar dari kepanikan, kita melakukan tindakan preventif dengan menggAndakan kunci sebagai cadangan.
Tapi ada satu hal yang tak tergantikan dari kunci yaitu fungsinya. Kunci secara fisik ataupun dalam arti kata yang tidak sebenarnya berfungsi untuk membuka, membawa kita untuk masuk ataupun keluar.
Begitupula dengan membuka kunci untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam materi presentasi Roslina Verauli M,Psi dalam OktoTalkshow Care Yourself In and Out, disampaikan “ 5 Keys to be Good” yang dibawakan dengan menarik dan sangat atraktif. Peserta talkshow yang rata-rata adalah perempuan muda, tampak sungguh-sungguh dalam mengikuti tiap informasi yang disampaikan oleh Vera.

Berikut kunci-kunci yang harus Anda simpan dan gunakan untuk menjadi lebih baik dari sekarang :

Memahami diri sendiri
Menjadi pribadi yang optimis, di tengah segala ketidakoptimisan yang sering kali muncul. Baik di tempat kerja, keluarga ataupun dengan diri sendiri. Mengenal kekuatan yang ada dalam diri untuk terus dikembangkan bukan malah sibuk dengan “mengurung” diri dengan kelemahan yang dimiliki. ”Memperkaya” diri untuk meraih pencapaian diri, tujuan yang telah ditetapkan. Memperkaya bukan dalam hal keuangan tapi menambah pengalaman dan terus mengembangkan diri.

Mencapai tujuan yang ditetapkan
Saat ini kita telah memiliki peran masing-masing, baik jabatan di kantor atau juga peran di kehidupan sehari-hari. Dalam ilmu psikologi ada 3 hal yang harus dipahami yaitu mengenal diri secara faktual, mengenal diri dalam format “seharusnya”, dan juga mencapai peran yang ideal.
Hidup adalah menjalankkan kehidupan itu sendiri, jangan terjebak pada kehidupan “mimpi” yang hanya di awang. Jika Anda punya resolusi tahun ini, wujudkan dan laksanakan apapun daya upayanya. Salah satunya dengan Anda punya contoh atau role model, hal ini membuat Anda jauh lebih terarah dalam meraih tujuan.

Membuat hubungan yang positif
Dari segala kesibukan Anda, siapkan waktu khusus untuk lebih “intim” dengan semua orang yang terhubung dengan Anda terutama yang terdekat dengan Anda. Hubungan kerja atau juga pertemanan butuh dirawat dengan baik, hal ini sangat berpengaruh pada kualitas tiap hubungan yang terjadi.
Ciptakan komunikasi yang efektif, mengingat waktu menjadi hal yang penting dalam hidup, apalagi di kota besar yang serba cepat ini. Satu lagi yang penting adalah mau mendengarkan, pastikan bahwa komunikasi yang dibuat untuk menciptakan positif adalah komunikasi dua arah. Belajarlah untuk mau mendengar bahkan menyimak apa yang didengar.

Memperkaya diri secara spiritual
Selalu ingat untuk bersyukur dan ikhlas. Dua hal ini yang membuat jiwa kita jauh lebih positif. Apapun ajaran yang Anda percaya, pastilah selalu mengingatkan untuk menjadi selalu bersyukur dan ikhlas.

Tampil baik dan menarik
Pesan yang paling mudah diterima adalah sikap tubuh, yang sangat kasat mata. Maka perhatikanlah pesan fisik Anda, penuhi kebutuhan biologis yang paling sederhana adalah kebutuhan istirahat malam selama 8 jam dan juga perawatan tubuh seperti pijat, spa, creambath, dan lain-lain.
Pesona tampilan juga merupakan hal penting yaitu melalui sikap tubuh yang prima, menemukan sikap berdiri yang baik. Ekspresi wajah yang menyenangkan, salah satunya dengan senyum yang hangat.
Senyum bukan hanya pada tarikan kecil di sudut bibir, mata Anda pun juga harus tersenyum, tulus. Dan juga berikan pesan dan juga kesan tentang diri Anda yang sebenarnya, jujur, tidak palsu. Karena ketika bertemu dengan orang lain, bisa jadi Anda akan sering bertemu secara intens, jadi berikanlah kesan diri Anda yang sebenarnya tidak perlu bertopeng.
Jika Anda sudah memegang kunci-kunci yang telah dijabarkan di atas, maka Anda tak perlu lagi khawatir dalam menghadapi tahun yang masih baru ini. Bahkan ketika tahun tak lagi baru, semangat Anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik terus terjaga. Tidak perlu menduplikat kunci  untuk pribadi yang positif?

Sumber : oktomagazine.com 

So proud of INDONESIA

Hongkong? No it is Indonesia (Jakarta - Thamrin)




Spain? No it is Indonesia (Jakarta - Lapangan Banteng)




Shanghai - China? No it is Indonesia (Jakarta - Mangga Dua)




Sydney - Australia? No it is Indonesia (Makassar - Bandara Sultan Hasanuddin)



New Zealand? No it is Indonesia (Komodo Island)



Monaco? No it is Indonesia (Bunaken)




Somewhere in Africa? No it is Indonesia (Gunung Kidul)



Gaza? No it is Indonesia (Medan)




Singapore? No it is Indonesia (Surabaya)




US Highway? No it is Indonesia (Suramadu Bridge)



Halong Bay Vietnam? No it is Indonesia (Raja Ampat)



Mali - Africa? No it is Indonesia (Papua/Irian Jaya)



South America? No it is Indonesia (Bromo Mountain)




Caribbean? No it is Indonesia (Lombok)




Arab? No it is Indonesia (Aceh)



Maldives? No it is Indonesia (Bunaken)



Thailand? No it is Indonesia (Prambanan Temple)




Japan? No it is Indonesia (Medan Cosplayer)



Love it....!!!!
it's INDONESIA.......!!!
it's my Country....!!!


C.I.N.T.A



C.I.N.T.A

lima huruf yang dapat mengusik hati
lima huruf yang dapat mengusik pikiran
lima huruf yang dapat mengusik jiwa
C.I.N.T.A

hanya lima huruf yang menjadi 1 kata yang istimewa
sebuah kata yang benar-benar dapat mempengaruhi semua manusia
sebuah kata yang mempunyai arti yang luar biasa
sebuah kata yang mempunyai pengaruh yang dasyat

Itulah CINTA
Kata seorang pujangga "cinta itu tersirat bukan tersurat"
kata seorang pecinta "cinta itu buta"

Yah..... memang CINTA itu indah.....
jika melihatnya dengan mata hati

sungguh sangatlah bahagia........
orang yang benar-benar memahaminya
orang-orang yang mengerti artinya

Tapi...............
sungguh sangatlah merugi
orang yang salah mengartikannya
maka CINTA pun akan menjadi suatu yang merugikan....


Visi Misi Cinta



VISI ->
"Menggapai Cinta Hakiki
dgn Bertemu Ilahi Rabbi"


MISI ->

* Memiliki Cinta dengan Memberikan Perhatian
* Memiliki Cita-cita dengan Berkaya Ilmu
* Memiliki Kesempatan dengan Beramal
* Memiliki Kesuksesan dengan Proses Berkesinambungan
* Memiliki Waktu dengan Berbakti
* Memiliki Hati dengan Berbagi
* Memiliki Kepercayaan dengan Keteladanan
* Memiliki Keikhlasan dengan Ketulusan
* Memiliki Harta dengan Berinfaq
* Memiliki Kebahagiaan Akhirat dengan Amal yang Bermanfaat

Miliki Cinta-Nya dengan Menggapai Bintang dalam hatimu
maka Insya Allah akan Bahagia (amin)

Valentine's Day...

Hari Valentine sangat popular merebak di pelosok Indonesia. Terutama dikalangan remaja. Menjelang bulan Februari, pasti banyak anak-anak muda yang sedang hangat dilamun cinta tidak sabar untuk meraikan Hari Valentine yang katanya Hari Kekasih atau kasih sayang, yang jatuh pada tanggal 14 Februari. Bayangnya makin terasa ketika lihat banyak iklan, promosi dan tawaran hebat yang disiarkan dan diadakan bagi yang memeriahkan dan menyambut Hari kekasih itu. Bukan itu saja, lebih menarik lagi, berbagai film berunsur romantis dihidangkan sepanjang bulan ini, khusus untuk si pencinta.


Namun, sadar atau tidak, bukan masyarakat non Islam saja yang menyambut Hari Valentine, umat Islam pun turut dalam memeriahkan hari tersebut walaupun hari yang dirayakan tidak terdapat dalam ajaran Islam.

Melihat pada fenomena ini, Hari Valentine ini semakin mendapat sambutan dalam berbagai kalangan khususnya golongan remaja. Lebih menyedihkan lagi, terdapat beberapa daripada mereka yang bertindak di luar batasan sehingga menimbulkan masalah sosial dalam masyarakat. Berlakunya perbuatan-perbuatan yang diharamkan seperti zina, minum arak, menghisap ganja dan secara tidak langsung mencerminkan keperibadian yang bobrok dalam kalangan remaja dan memberi gambaran negatif terhadap golongan remaja, dari segi peribadi, keluarga, Agama dan generasi yang akan datang.

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”
(Surah Al-An’am : 116)

*Dikutip dari beberapa sumber maupun opini sendiri*

Holiday In Febuary

Genap sebulan dah 2011. Cepat sekali bilan januari berlalu.... Sekarang sudah masuk beberapa minggu di bulan febuaray. Wah_ lumayan banyak moment spesial d bulan ini. Menurutku bulan ini, adalah bulan yang sangat unik. Di minggu pertama, ada nuansa merah untuk memperingati Hari Imlek. Semuanya bersuasana merah. Klo keluar rumah pasti nemu warna merah. Entah di mall, di jalan, di restoran, di hotel, wah_ pokoknya semua dihias dengan warna merah.
Happy Chinese New Year !
Di minggu berikutnya, hari valentine (katanya seh hari kasih sayang) wah.... masa kasih sayang Cuma sehari...??? hahaha..... tapi biela senang kalo suasana valentine. Karna suasana ini dilambangkan dengan warna pink lho...!! yang katanya warna pink itu artinya kasih saya. Karna warna pink adalah warna kesukaan biela.... hehee... Jadi, setiap kemana-mana pasti mata tidak lengah tertuju pada warna ‘pink’ hehehe.... It’s a beautiful colour.....so wonderfull..... I Like it......!!!

Biasanya di pada suasana ini banyak sekali orang2 yang fuling in love memberikan hadiah ke someone nya... ada yang memberikan permen, bunga, bingkisa, wah pokoknya macam-macam
deh..












Nah..... luchu-luchu kan...???

And than........... yang lebih populer lagi.... itu "COKLAT". Banyak sekali coklat yang dibuat berbentuk hati dan warnanya
didomisili PINK.....
















Hmm.... enak banged..... nyummy........

Di minggu ini pun ada Maulid nabi Muhammad SAW. Wah_ serunya memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Yang memberikan teladan bagi umatnya. Semoga kita termasuk umatnya, amin... Nah_ suasana ini biasanya dihiasi dengan perlombaan atau ceramah tuk memperingati kelahiran Rasullullah SAW yang bertepatan pada 12 Rabi’ul awal.

Di bulan february ini, biela just want to make a wish... Semoga bulan ini lebih baik dari bulan sebelumnya. Semua kekurangan dan kesalahan di bulan januari akan diperbaiki pada bulan ini.... insya allah amin....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...