Aku masih di sini...
Di rumah yang sama, di sisi orang yang sama...
Tapi aku bukan lagi perempuan yang sama.Dulu aku mencintainya dengan utuh.
Tapi sejak hari itu... saat kepercayaanku dihancurkan oleh perselingkuhan,
hatiku seperti pecah dan tak bisa kembali seperti semula.Tapi aku tetap memilih bertahan.
Bukan karena aku lupa,
Tapi karena aku terlalu mencintai anak-anak yang tidak salah apa-apa.Kadang aku berpura-pura tertawa...
Tapi di dalam, aku sedang menahan tangis.
Kadang aku terlihat kuat...
Padahal setiap malam aku bergulat dengan bayangan yang terus menyakitkan.Aku tahu, orang lain bilang aku bodoh...
Tapi hanya aku yang tahu, bagaimana rasanya jadi ibu yang ingin anak-anaknya tetap punya rumah.Aku bertahan...
Tapi bukan berarti aku baik-baik saja.Aku sedang belajar sembuh.
Bukan untuk dia. Tapi untuk diriku sendiri... dan untuk anak-anakku.Dan aku percaya,
Tuhan tidak tidur.
Doaku akan sampai.
Lukaku akan sembuh.
Dan aku akan kembali utuh... dengan cara-Nya.Suatu hari nanti.
Laman
Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
“Aku Bertahan, Tapi Aku Luka”
Puisi Nan Indah
Waktu itu entah beberapa tahun yang lalu, aku pernah baca ini aku suka banget sama kata-katanya yang sangat menggugah. Akhirnya aku simpan kata-kata ini dalam laptopku dan saat ini ketika aku ulang membacanya, rasanya aku ingin berbagi ke indahan kata-kata ini....
Aku ingin menjadi bunga segar
Yang mekar mewangi di taman Ingin dipagari duri-duri tajam Agar tiada yang berani menyentuh apatah lagi mendekati Tanpa sebab yang menghalalkan.
Aku ingin berasa aman
Dalam indah taman Tenang tanpa gusar Gembira tanpa hiba,
Aku ingin sentiasa dihujani rahmat Tuhan Ingin diiringi keredhaanNya Dipayungi bawah awan lindunganNya Agar selamat daripada panahan syaitan Agar sejahtera daripada fitnah duniawi,
Tapi.. tatkala ini jiwa telah gelora maka iman turut terkocak gelombang Setibanya teguran Tuhan Aku tersentak... Baru kusedar keseronokan, keindahan dan kebahagiaan yang aku kecapi Terpesong dari landasan syariatNya
Lalu.. jiwa ini meronta saban hari Minta dibebaskan daripada belenggu dosa noda Sesaat tak terpadam ingatan dosa lalu Yang semakin menimbun dalam catatan amalku... Terbit nur insaf dari hati yang mulus
Syukur Tuhan masih menyayangi Mujur tak tercampak ke lembah hina dan berlarutan dalam dosa Kuyakin di langit sana masih luas terbuka keampunan keredhaan dan rahmatNya..
Dan,sekali lagi ku utuhkan azam aku ingin menjadi bunga segar yang mekar mewangi di taman menanti hadir insan yang selayaknya memetikku menjadi hiasan hidupnya...
Puisi ini aku dapatkan entah dimana, sudah lama juga bersemayam dalam file laptopku. Sehingga aku tak dapat mencantumkan sumbernya. Mohon maaf...
Mencari Keajaiban Mimpi
merenung bersama hembusan angin
hanya ada serpihan udara tersisa
tak sanggup melihat gelapnya malam
menapaki bebatuan tajam
mencari jalan keluar yag kian jauh
meniti masa depan tak karuan
sesak, seolah tak bernafas
menunggu sesuatu yang tak pasti
akankah ada keajaiban menghampiri?
pasti....
saat mimpi bukan lagi khayalan
saat mimpi bukan angan-angan semata
tapi.....
ketika mimpi terwujud menjadi suatu langkah yang nyata
ketika mimpi tercipta menjadi serpihan masa depan cemerlang
perlahan tapi pasti
semua itu akan menjadi nyata
itulah keajaiban mimpi....
Jika Tuhan enggan menyapa
Seiring pergantian zaman
Dari waktu kewaktu bumi terus berevolusi
Bumi terus berputar mengelilingi matahari
Sampai saat tiba waktunya
Ingat......!!
Usia bumi tak lagi segesit jutaan tahun lalu
Mengapa kau terus menyakitinya untuk keperluanmu sendiri
Akhh......
Coba lihat lapisannya mulai mengelupas....!!!
Dan lihat mereka menjadi korban atas ulahmu...!!!
Adakah rasa simpatik dalam jiwamu.....???
![]() |
| lumpur lapindo |
Sudahlah......!!! Hentikan......!!!
Tuhan menciptakan alam ini untuk dilindungi dan dilestarikan
Karna semua yang ada di alam ini merupakan nikmat-Nya
Nikmat untuk seluruh makhluk-Nya bukan untuk keperluanmu saja..!!
Semua bencana dan musibah yang datang
Itu merupakan peringatan-Nya
Aku mohon.......
Tak bisa kubayangkan jika Tuhan enggan menyapa
Mungkin bintang akan berguguran karena sedihnya
Bulan pun akan menelusup dalam pekat gelap
Matahari akan tenggelam takkan tampak lagi
Mungkinkah kita masih yakin atas kekuatan kita sendiri ?
![]() |
| Banjir |
Saat Senja Menyapa

Saat ini aku menatap senja
Aku iri kepadanya
senja tersenyum bagai menyapa
“hei.... mengapa wajahmu muram....??
Apalagi yang tak diberikan sang Khalik...??
Apa yang tak kau miliki...??”
si senja kecil mengajakku bicara
“Kau jalani hidup dari pagi sampai malam
malam sampai pagi
kau saksikan bulan, yang menyinari malam
kau saksikan matahari, yang menyinari pagi
kau saksikan gemerlap bintang-bintang
Kau dapat menyaksikan semuanya.......”
“Tapi....... kau masih juga meratap
Kau masih juga mengeluh
Kau masih juga menyalahkan takdir
Sedangkan kau diberikan kesempatan
menjalani hari-hari panjang di dunia”
“Lihatlah aku........!!!!!
Aku si senja hanya diberikan
kesempatan pada senja hari
sebentar lagi aku undur diri”
“Malam datang hanya sesaat
Ketika kau terbangun, pagi menyapa
Pagi berganti siang
Siang pun hanya sesaat
Semuanya silih berganti”
“Jangan menjadi hamba yang tak tahu bersyukur
Lihatlah rumput-rumput yang bergoyang dipinggir jalan
Masih tetap bertasbih mengagungkan nama Tuhan
Lihatlah Bumi yang kau injak
Masih tetap berputar sesuai putaran tasbih”
Aku menjadi malu sendiri
Pelan kuucapkan Istighfar pada Rabb-ku
Astaghfirullahhal ‘adzim.......
Menyadarkanku........
Air mata terjatuh membasahi pipiku
“Masihkah kau ragukan kasih Tuhan-Mu....??”
suara si senja perlahan menyapa
“Jangan kau buang air matamu dengan sia-sia
Menangislah di hadapan Tuhanmu
Sesali semua dosa-dosamu
Disatu hari nanti airmata itu sangat berharga
Untuk menyiram panasnya neraka”
Ternyata hidup ini indah........
Hidup ini anugerah, Hidup ini berkah
dasar manusia tidak tahu berterimakasih
Gumamku pada diriku
Kulihat cahaya senja mulai pudar
Senja kan Pergi.............
Tapi kumasih sempat berkata kepadanya
"Terimakasih senja......"
Aku tersenyum manis, semanis yang kumiliki
Untukmu senja, besok Insyaa Allah kita berjumpa lagi
Jika esok Tuhan masih mengizinkan ku.........
Bintang Tak Boleh Lelah
Lirih kudendangkan lagu malam ini
Tak sadar kutengahkan mataku ke langit
Kelam nan rupawan
Merona semu kelabu berbayang awan
Bernari-nari indah dalam gulita malam
Bersatu dalam jagad raya yang agung
Jikalau diriku masih tak lelah berharap
Mungkin tak hanya bintang yang terpaku bersama bulan
Mungkin tak hanya bumi yang terpaku bersama matahari
Mungkin tak hanya bulan yang terpaku bersama bumi
ingin sesekali menjadi bintang yang berkelip dalam pekat malam
Namun untuk menjadi bintang
Tak boleh lelah peluhku menetes
Tak boleh lelap dikejar pilu
Bintang tak boleh lelah
Bintang tak boleh lelah
Selalu berkerlip memberikan cahaya
Bersinar indah mewarnai angkasa raya
Meski entah kapan bintang kan berpihak padaku
Tapi ku bisa memulainya dari kerlip jiwaku
Aku akan memulainya dari kerlip hatiku........
Sambutlah Mimpi dengan Senyuman
sore menjelang malam
matahari pun mulai senyap
aku terpaku dalam kesedihan
kesedihan dalam kesendirian
seakan menggugurkan sejuta harapan
Sepinya malam tersirat sejenak
membangunkanku dalam khayalan mimpi
cahaya mentari pagi
menyambut hari yang baru
menyinari semua mimpi
menghempaskan khayalan kepahitan
bergerak perlahan
berdiri melihat diriku
dibalik kebisuan cermin
Senyuman indah menghiasi bibir
seakan siap menyambut semua mimpi
sebuah keoptimisan masuk dalam raga
menghiasi semua impian yang akan terwujud
Aku akan tersenyum
terus tetap tegar dengan tersenyum
menyongsong hari yang baru
menyambut mimpi dengan senyuman
memecahkan misteri mimpi
wujudkan semua cita dan harapan
Sambutlah mimpi dengan senyuman
Berikan dia senyum
warnailah hari-hari dengan indah
Rotasi Mimpi
Hari berganti Minggu
Minggu berganti Bulan
Bulan berganti Tahun
Tahun berganti Zaman
Waktu terus berputar tanpa lelah
Detik demi detik
Menit demi menit
Jam demi jam
Semuanya berjalan terus menerus
Tanpa berhenti sedetikpun
Tanpa memihak pada siapapun
Terus berputar dan berputar
Sampai saatnya tiba....
Perubahan adalah sebuah Realita yang harus dihadapi
Dinamika hidup merupakan acuan untuk melangkah
Sebagai barometer untuk meraih kehidupan
Menuju sebuah misteri Mimpi
Sebuah mimpi menggantung diangkasa
Terbang bersama bintang dalam Cita-cita yang nyata
Menjadi sebuah Realita atau Angan??
Hanya dirimu yang dapat menjawabnya
Katakanlah kamu bisa meraihnya
Kamu bisa untuk menjalaninya
Gapailah semuanya
Teruslah berputar.....
Teruslah Berotasi......
Berputarlah dengan tasbihmu
Sampai waktu itu tiba.......
Surat Cinta
Setitik embun menetes
jatuh didalam hati yang usang
kembali kubaca surat cinta-Mu
saat ku sadar bahwa itu pedoman hidupku
Ayat demi ayat
menuntun lisan dengan terbata-bata
memahami arti dari surat cinta-MU
yang Agung Mempesona
Ada tangis yang begitu akrab
menggetarkan hati yang lapuh
mengepakkan arti-arti cinta
yang berhembus bersama nikmat-MU
Nada-nada kerinduan
menyanyikan cerita tentang cinta
bergema irama sunyi
yang mengalun begitu takdzim
Batapa hati ini gemetar tak berdaya
menemukan arti-arti yang tersembunyi
mengingatkanku dalam kekhilafan
menuntun diri untuk mengenal sang Pencipta
Goresan hati
ya Rabbi,,,,,,Ketika ku mohon Kekuatan, Engkau memberiku kesulitan agar aku kuat,,,,,,
Ketika ku mohon Kebiaksanaan, Engkau memberiku masalah untuk ku pecahkan,,,,,,,
Ketika ku mohon Kesejahteraan, Engkau memberiku apa-apa untuk ku hadapi,,,,,,
Ketika ku mohon Keberanian, Engkau memberiku kondisi bahaya untuk ku atasi,,,,,,
Ketika ku mohon Sebuah Cinta, Engkau memberiku Orang-orang yang bersalah ntuk ku tolong,,,,
Ketika ku mohon bantuan, Engkau memberiku Kesempatan,,,,
Engkau tak pernah memberiku apa-apa yang aku Pinta,,,,,
TAPI,,,,,,,,
Engkau Selalu memberiku smua apa yang aku butuhkan,,,,!!!!!!
~ Thanks GOD ~
C.I.N.T.A
C.I.N.T.A
lima huruf yang dapat mengusik hati
lima huruf yang dapat mengusik pikiran
lima huruf yang dapat mengusik jiwa
C.I.N.T.A
hanya lima huruf yang menjadi 1 kata yang istimewa
sebuah kata yang benar-benar dapat mempengaruhi semua manusia
sebuah kata yang mempunyai arti yang luar biasa
sebuah kata yang mempunyai pengaruh yang dasyat
Itulah CINTA
Kata seorang pujangga "cinta itu tersirat bukan tersurat"
kata seorang pecinta "cinta itu buta"
Yah..... memang CINTA itu indah.....
jika melihatnya dengan mata hati
sungguh sangatlah bahagia........
orang yang benar-benar memahaminya
orang-orang yang mengerti artinya
Tapi...............
sungguh sangatlah merugi
orang yang salah mengartikannya
maka CINTA pun akan menjadi suatu yang merugikan....
~ Dalam Malamku ~

Dalam Mataku ada lelap yang begitu lekat
menebar wewangian mimpi-mimpi indah
merayu dalam nyenyaknya tidur
Dalam Telinga ini ada bisikan manis
yang merayu-rayu
kemudian menguing indah
dalam bentangan kata-kata
Dalam Kaki ini ada lemah yang begitu asing
menjelma tuntunan jemari
memanggut langkah-langkah
Dalam Tubuh ini ada lelah yang begitu melekat
terlena dalam buaian
menyelimuti seluruh tubuh
Malamku begitu sunyi
melapuk di sudut nafsu dunia
Astagfirullahhal adzim.......
Menyimak butiran tetesan gerimis
seperti melihat secercas sahaya
yang menerangi sudut-sudut ruang
tertirah dengan sebuah sunyi
Cahaya Indah ituuu.......
adalah kasih yang menawan dalam suny
menyapa Mata, Hati, telinga, kaki, dan tubuh
membimbingku dalam keindahan 1/3 malam
Setiap basuhan air wudhu
kupelajari kerinduan, ketabahan, dan kekuatan iman
ada semacam kearifan dalam bahasa gerimis
yang membuat hati ini dalam buaian rindu
Dalam Bibirku ada tuntunan jemari
seperti membaca larik-larik cinta
pada setiap rakaat dalam shalatku
Dalam siklus kesunyian
menebar bentangan ridha-Nya
insya allah...... amin.....
CINTA adalah

Cinta adalah kekuatan,
yang mampu mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah amarah jadi ramah,
mengubah musibah jadi muhibbah...
itulah cinta.....
(diungkapkan oleh Husna, dalam KCB)
Sekalipun cinta telah aku uraikan,
dan ku jelaskan panjang lebar,
namun jika cinta kudatangi,
aku jadi malu pada keteranganku sendiri...
Meskipun lidahku telah menguraikan,
namun tanpa lidah, cinta pun lebih terang...
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya.
Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai kepada cinta.
Dalam menguraikan cinta,
akal terbaring tak berdaya.
Bagaikan keledai terbaring dalam lumpur...
Cinta sendirilah yang menerangkan cinta percintaan...
(diungkapkan oleh Anna, dalam KCB)
RINDU
Rindu rasanya hati ini dengan Sang Pencipta
Mencoba mendekatkan diri
dengan melakukan apa yang telah diperintahkan-Nya
Tapi.....
Mengapa tak kunjung ku rasakan ketenangan hati ini...??
seakan-akan RINDU ini tak terpenuhi.....
Kesunyian malam
membangunkan ku tuk memenuhi cinta-Nya
Dalam sepertiga malam terakhir
Rakaat demi rakaat ku gerakkan tuk meminta ridha-Nya
Tapi.....
mengapa tak ku rasakan kenikmatan cinta itu...??
seakan-akan RINDU ini tak terpenuhi....
Lembaran demi lembaran ku buka kitab-Nya
Huruf demi huruf ku baca Firman-Nya
Lidah ini begitu getir membacanya
Tapi......
mengapa hati ini tak indah menerimanya...??
RINDU ini belum terpenuhi....
Ingin bermunajat pada-Nya
ingin merasakan pangkuan kasih-Nya
meneteskan air mata dalam belaian syahdu-Nya
karna dengan itu aq dapat merasakan cinta-Nya
dan RINDU ini akan terpenuhi.....
Miss U God......
Bagai Kupu2 Indah

kupu-kupu tidak tahu warna sayap merekatapi orang -orang tahu betapa indahnya mereka
begitu pula dirimu "tidak tahu betapa indahnya dirimu"
tapi ALLAH tahu betapa istimewanya dirimu.....
ketika kamu tunduk dalam syariatNya...
ridha atas takdirNya...
tersnyum dalam musibah...
tegar dalam ujian...
teguh dalam pendirian.....
Subhanallah....
Semoga kamu termasuk orang-orang yang terpilih
menjadi hamba yang terindah dimataNya_
Semoga senantiasa dalam lindungan dan Ridha-Nya....
Amin..... Allahumma Amin.....
Jika dan Ketika

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia,
Allah tahu betapa engkau sudah berusaha
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih,
Allah sudah menghitung air matamu
Jika kau pikir bahwa sahabat terlalu sibuk untuk menghiburmu,
Allah senantiasa berada disampingmu
Ketika kau pikir kau sudah berusaha sesungguhnya dan tidak tahu akan berbuat apa lagi,
Allah mempunyai jawabannya
Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kau merasa tertekan
Allah bersamamu untuk menenangkanmu
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan
sebenarnya Allah sedang berbisik kepadamu
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingi mengucap syukur
Allah telah memberkatimu
Ketika sesuatau yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban
Allah akan tersenyum kepadamu
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi
Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu
mengingat Allah dimana pun kita berada
Allah akan mengetahui dan senantiasa berada di sampingmu
* kutipan dari buku : omg, ternyata aku terlahir sukses*
Sayapku Mulai Patah

Mulai membisingkan di lelahnya siang
Dag.... Dig..... Dug...... jantung ini berdebar kencang
Aku mencoba berteduh diantara keyakinanku
Semakin sakit itu menderaku
Kurasa hanya aku yang merasa terpuruk
Aduh...
Sebelah sayapku mulai patah
Ada yang sengaja membuatku terpuruk
Siapa dia...???
Mungkinkah diriku sendiri...???
Ahh...
Rupanya itu tak mau menghiburku
Sekujur sayapku dibuatnya kekok
Lunglai...
Dan aku pun kecewa
Tepat ketika aku mulai belajar merentangkan sayapku
TERIAKKAN OMBAK

Bernari-nari indah bersama ombak
Ikut bergulung, Ikut tenggelam
Terombang ambing kesana-kemari
Terombang-ambing tak menentu
Lihatlah tarianku......!!!
Melayang bagai burung camar
Melintas lautan
Menerjang batu karang
Merangkul awan dalam ketinggian nyata
Begitulah hidupku.....
Bagai ombak yang tak pernah tenang
Bagai ombak yang bergulung-gulung
Bagai badai yang menerjang lautan
Begitulah hidupku.......
Bersahabat dengan kegelisahan
Bercanda dengan tangisan
Bahagia dalam penderitaan
Kadang tenang kadang bergelora
Sesekali menjadi karang ditengah lautan
Para pelaut yang lewat
Para nelayan yang menangkap ikan
Dan seluruh isi lautan ikut gemuruh
Aku diam......
Air pun lirih dengan diamnya
Awan pun melindungi keteduhan
Angin membawa kedamaian
Tiba-tiba ombak datang, memecahkan ketenangan
Begitulah hidupku.......
Mencoba bangun, Tiba-tiba jatuh
Sesaat ia tenang...........
Tapi hanya sesaat...............
Dalam Malamku

Dalam Mataku ada lelap yang begitu lekat
menebar wewangian mimpi-mimpi indah
merayu dalam nyenyaknya tidur
Dalam Telinga ada bisikan manis
yang merayu-rayu
kemudian menguing indah
dalam bentangan kata-kata
Dalam Kaki ada lemah yang begitu asing
menjelma tuntunan jemari
memanggut langkah-langkah
Dalam Tubuh ada lelah yang begitu melekat
terlena dalam buaian
menyelimuti seluruh tubuh
Malamku begitu sunyi
melapuk di sudut nafsu dunia
Astagfirullahhal adzim.......
Menyimak butiran tetesan gerimis
seperti melihat secercas sahaya
yang menerangi sudut-sudut ruang
tertirah dengan sebuah sunyi
Cahaya Indah ituuu.......
adalah kasih yang menawan dalam sunyI
menyapa Mata, Hati, telinga, kaki, dan tubuh
membimbingku dalam keindahan sepertiga malam
Setiap basuhan air wudhu
kupelajari kerinduan, ketabahan, dan kekuatan iman
ada semacam kearifan dalam bahasa gerimis
yang membuat hati ini dalam buaian rindu
Dalam Bibirku ada tuntunan jemari
seperti membaca larik-larik cinta
pada setiap rakaat dalam shalatku
Dalam siklus kesunyian
menebar bentangan ridha-Nya
insya allah...... amin.....
Salam Dari Hembus Angin

Ada yang menyibak khimar yang menyelimuti auratmu
Dan jatuh di taman al-Kausar
Maka, kaulah Salsabila itu
Tepat ketika kau mengepakkan sayap-sayap rahmi
ketika sekelebat senyum menghiasi bibirmu
menghamburkan wewangian cinta
Entah selalu ada aroma melati ketika kau datang
Seolah mengisyaratkan hadirmu sebentuk peredam penat
Oh iya,
Hembus angin yang membelai ujung khimar halusmu
kemarin sempat berbisik
Melantun indah tak bertepi
Ujung khimar indahmu mulai bersisik
Karna ia tak sengaja menelisik halusnya khimarmu
Doa-doa melantun tak pernah usang dari bibir manismu
Mengibasnya dengan khimar halusmu
Setiap detik, berkibar mulus melewati langit
Menembus batas-batas lazuardi
Bersimpuh takzim diatas arsy
Menyanyikan cerita tentang angin
Yang berhembus bersama Malaikat Ridwan
Kau lah Salsabila itu.....!!!
Menarilah bersama al-Adawiyah.....!!
Jazakillah ukhti....
Karna kau telah menghadirkan
Secercik senyum Tuhan yang paling indah
Dan jatuh di taman al-Kausar
Maka, kaulah Salsabila itu
Tepat ketika kau mengepakkan sayap-sayap rahmi
ketika sekelebat senyum menghiasi bibirmu
menghamburkan wewangian cinta
Entah selalu ada aroma melati ketika kau datang
Seolah mengisyaratkan hadirmu sebentuk peredam penat
Oh iya,
Hembus angin yang membelai ujung khimar halusmu
kemarin sempat berbisik
Melantun indah tak bertepi
Ujung khimar indahmu mulai bersisik
Karna ia tak sengaja menelisik halusnya khimarmu
Doa-doa melantun tak pernah usang dari bibir manismu
Mengibasnya dengan khimar halusmu
Setiap detik, berkibar mulus melewati langit
Menembus batas-batas lazuardi
Bersimpuh takzim diatas arsy
Menyanyikan cerita tentang angin
Yang berhembus bersama Malaikat Ridwan
Kau lah Salsabila itu.....!!!
Menarilah bersama al-Adawiyah.....!!
Jazakillah ukhti....
Karna kau telah menghadirkan
Secercik senyum Tuhan yang paling indah




