Laman

Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Jadi JOMBLO itu lebih TERHORMAT

Suatu ketika ada salah seorang sahabat yang datang kepadaku dan bercerita tentang rahasia pribadinya, entah mengapa betapa percayanya dia kepada ku padahal belum lama kami menjadi sahabat. Dia datang dengan penuh gelisah dan bercerita sambil tersedak2 menahan tangisnya. Aku mendengarkannya dengan seksama, sekali-kali mengusap punggungnya berharap menenangkannya. Namun cerita itu juga membuatku meneteskan air mata membuat jantungku berdebar kencang, membuat rasa gelisah dihatiku menjadikan aku takut dan berfikir dua kali untuk "pacaran". Memang saat itu yang kita bahas masalah pacaran, aku sebagai wanita juga merasakan apa yamg ia rasakan betapa sakitnya seperti itu. Sehingga saat ini aku tuliskan aku ingin berbagi dengan teman2 lainnya diluar sana yang sedang atau bahkan mengalaminya. Nau'dzu billahi min dzalik...

Seorang sahabat sebut saja namanya mawar, ia seorang muslimah yang terjerumus dalam harapan palsu. Awalnya ia tak pernah percaya akan adanya cinta karena ia tahu pacaran itu dilarang agama, sehingga semasa remajanya ia tak pernah mengenal kata pacaran. Suatu ketika masuk universitas, ia sulit untuk beradaptasi karena pergaulannya yang bebas berbanding terbalik dengan pergaulannya disekolah pesantren dulu. Ketika ada laki-laki yang mendekatinya dan ingin jadi pacarnya ia selalu menghindar dan tetap pada pendiriannya untuk tidak berpacaran. Namun suatu ketika ada laki-laki yang mengajaknya ingin serius dengannya dan ingin menikahinya. Dengan tidak mempertimbangkan apa pun ia langsung menerimanya dan sampai saat ini sudah 4 tahun mereka berpacaran. Karena ia harus menunggu dengan alasan laki-laki itu belum mapan dan mawar pun harus menyelesaikan kuliahnya. Dengan alasan itu mawar rela menunggu menurutnya itu alasan yang logis. Tetapi selama berpacaran itu, hubungan mereka bisa dibilang dewasa bahkan berlebihan karena berani melakukan "adegan dewasa" atau semacamnya.

Lho kamu kenapa mau? Kamu kan muslimah? Tanyaku

Karena janji yang sering si cowo bilang akan serius dengannya dan akan menikahinya ahirnya ia yakin akan berakhir dipelaminan, sehingga berani melakukan "hubungan". Namun ketika beranjak tahun ke3 tiba-tiba laki-laki itu berubah sikap, dan menuntut mawar agar menyelesaikan kuliahnya dulu. Karena mawar tidak sabar ingin menikah dan takut akan terjadi hal2 yang tidak di inginkannya dan keluarganya ia pun ketakutan. Akhirnya tanpa berfikir panjang mereka putus dengan mudahnya. Saat itulah ia berada dititik rendahnya dengan terus meminta laki-laki itu bisa kembali dengannya. Ia rela melakukan apapun karena takut apa yang sudah mereka lakukan. Tapi beda halnya dengan laki-laki itu tak lama setelah putus, dia mengumumkan sudah mempunyai pacar baru. Astagfirullah....

Tangisan mawar semakin menderu-deru, air matanya pun mengalir tiada henti. Dadanya terisak-isak tak kuat menahan beban itu. Ia terlalu kalut saat itu, karena tak tahu harus bagaimana dan kemana ia mengadu. Ingin rasanya menceritakan apa yang mereka lakukan itu ke keluarga cowoknya dan pacar barunya, namun niatnya itu selalu diurungkan karena takut keluarganya mawar tersakiti. Pernah setelahnya cowok itu datang sesekali dan bilang bahwa mawar adalah jawaban dari istikharahnya, hal itu yang membuat mawar bersemangat lagi dan melanjutkan hubungannya. Namun sayang ketika tahun ke 4 mereka melanjutkan tiba-tiba cowoknya pergi menghilang dan ia sadar bahwa ia jatuh pada lubang yang sama. Dan saat ini ia dapat kabar bahwa cowok itu sudah melamar pacarnya dan siap menikah. Ia mengaku sangat menyesal apa yang telah ia perbuat, ia malu pada dirinya, pada Allah, keluarga dan teman2nya. Merasa menjadi orang hina.... dan tak pantas dengan hijabnya.

Jantungnya seakanntak berdetak, emosinya naik turun, bahkan jemarinya pucat dingin. Aku takut dengan keadaannya, air mataku pun tak sadar menetes pilu mendengar ceritanya. Entahlah aku pun bingung apa yang harus aku lakukan. Hanya menguatinya adan mencoba menenangkannya mungkin itu yang aku bisa.

Ceritanya, menjadi pelajaran dan pesan yang berharga untukku,   sehingga aku berfikir untuk memutuskan cowoku. Memang tidak semua cowok sama tapi lebih baik menjaga dari pada terjerumus. Tekad ku bulat untuk putus, aku bilang kita ketemu setelah kamu siap lamar aku. Ceritanya disini: Aku terima setelah kau lamar aku

Dosa besar yang ia perbuat semoga menjadi pelajaran untuknya, untukku dan untuk kita semua. Lebih baik tidak mengenal pacaran, lebih baik tak punya pacar, lebih baik JOMBLO lebih TERHORMAT dari pada PACARAN menjadi HINA dimata Tuhan... semoga ALLAH mengampuni dosa kita semua.
Aminnn.... Allahumma aminn....

Ketulusan Cinta

Ya Aziz..........
Jika Cinta Adalah Ketertawanan
Tawanlah Aku Dengan Cinta Kepada-Mu

Agar Tidak Ada Lagi Yang Dapat
Menawanku Selain Engkau


Ya Rohim..........
Jika Cinta Adalah Pengorbanan
Tumbuhkan Niat Dari Semua Pengorbananku
Semata-mata Tulus Untuk-Mu
Agar Aku Ikhlas Menerima Apapun Keputusan-Mu


Ya Robbii..........
Jika Rindu Adalah Rasa Sakit
Yang Tidak Menemukan Muaranya
Penuhilah Rasa Sakitku
Dengan Rindu Kepada-Mu
Dan Jadikan Kematianku Sebagai
Muara Pertemuanku Dengan-Mu


Ya Robbii..........
Jika Sayang Adalah Sesuatu Yang Mempesona
Ikatlah Aku Dengan Pesona-Mu
Agar Damai Senantiasa Kurasakan
Saat Terucap Syukurku Atas Nikmat Dari-Mu


Ya Alloh..........
Jika Kasih Adalah Kebahagiaan
Yang Tiada Bertepi
Tumbuhkan Kebahagiaan Dalam Hidupku
Di saat Kupersembahkan Sesuatu Untuk-Mu


Ya Alloh..........
Hatiku Hanya Cukup Untuk Satu Cinta
Jika Aku Tak Dapat Mengisinya Dengan Cinta Kepada-Mu
Kemanakah Wajahku Hendak Kusembunyikan Dari-Mu


Ya Ar-Rahman.........
Dunia Yg Engkau Bentangkan Begitu Luas
Bagai Belantara Yg Tak Dapat Kutembus
Di Malam Yang Gelap Gulita
Agar Tidak Tersesat Dalam Menapakinya


Ya Ar-Rahhim…….
Berikan Alas Kaki Buat Hamba Agar Jalan Yg Kutapaki Terasa Nikmat
Meski Penuh Dengan Bebatuan Runcing & Duri Yang Tajam
Hamba Sadar Semua Ini Milikmu Dan Suatu Saat
Jika Kau Kehendaki Semuanya Akan Kembali Jua Kepada-Mu

Belajar dari kebaikkan Habil



Teringat suatu kisah kedua putra Nabi Adam AS yaitu Habil dan Qabil yang diabadikan dalam Al-Qur'an. Ada dua pelajaran yang diambil dari kisah ini. Langsung saja singkat ceritanya seperti ini. Cekidott!!

Nabi Adam AS dan Hawa dikaruniai anak. Hawa selalu melahirkan anak kembar laki-laki dengan perempuan. Dalam Al-Qur'an kedua anak laki2 Nabi Adam AS diberi nama Qabil dan Habil. Qabil lahir dengan saudara perempuannya, begitu pula Habil. Namun, berbeda dengan Habil saudara perempuan Qabil lebih cantik. Karena sudah dewasa Nabi Adam AS berniat menikahkan anak-anaknya dengan silang. Qabil dengan saudara perempuan Habil, begitupun sebaliknya. Namun Qabil tidak terima dengan hal ini, ia bersih keras akan menikahi saudara perempuannya sendiri dan tidak rela saudarinya yang cantik akan dinikahkan dengan Habil.
Melihat hal ini tentunya nabi Adam AS menjadi bingung, akhirnya Allah memberi petunjuk dengan mempersembahkan kurban. Siapa yang kurbannya diterima maka ialah yang akan menikahi saudara perempuan Qabil.
Habil bekerja sebagai peternak, maka ia mempersembahkan hewan ternaknya yang paling baik. Sedangkan Qabil bekerja sebagai Petani, tetapi ia mempersembahkan hasil pertaniannya yang buruk karena tidak ikhlas memberi hasil panennya. Allah maha mengetahui hati manusia. Maka kurban Habillah yang diterima, sedangkan kurban Qabil tidak diterima. 

"Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, (Qabil dan Habil) ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia Qabil berkata, "sungguh aku pasti membunuhmu!" Dia (Habil) berkata "sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa." (QS Al-Ma'idah: 27)

Qabil pun tidak terima karena kurbannya ditolak, sedangkan kurban Habil diterima oleh Allah. Suatu hari Habil terlambat pulang, Nabi Adam AS menyuruh Qabil untuk mencari saudaranya. Qabil pun berangkat mencari, dan keduanya bertemu. Qabil merasa dendamnya yang membara, ia melampiaskan amarahnya. Akhirnya ia membunuh saudaranya secara diam-diam tanpa sepengetahuan ayahnya yaitu Nabi Adam AS.

"Sungguh, jika engkau (Qabil) menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada ALLAH Tuhan seluruh alam." (QS. Al-Ma'idah: 28)

Pelajaran pertama ketika Habil mempersembahkan kurban. Pelajaran yang didapatkan dari Habil adalah sifat ikhlas yang dimilikinya. Yaitu memberi tanpa pamrih, ia benar-benar benar memberi yang terbaik walau ia belum tahu siapa yang akan dipilih nanti. Tapi benar-benar ada nilai ketulusan disitu. Ketulusan untuk memberi tanpa pamrih, walaupun tidak mengharapkan balasan tetapi itulah yang akan dibalas. Karena ia tahu bahwa hanya untuk Tuhannyalah ia berbuat. Maka Tuhannyalah yang kelak akan membalas. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui.

Inilah yang kadang sulit dilakukan, memberi tanpa pamrih atau berbuat tanpa mengharapkan imbalan. Tapi jika benar-benar kita melakukannya niscaya kitalah pemenangnya. Jangan khawatir Allah Maha mengetahui isi hati manusia maka DIAlah yang akan menilai. Maka kita coba yuk dari sekarang....!! :D

Pelajaran kedua ketika Qabil mengancam ingin membunuh Habil. Tetapi habil tetap bersikap baik dan memperingatinya. Pelajaran yang diambil adalah sifat habil yang benar-benar menjaga ketakwaannya pada Tuhannya. Ia tidak melakukan kejahatan walau sedang dijahati orang karena rasa ketakutannya dan ketundukkannya pada Tuhannya. Ia tidak menyakiti saudaranya walau ia disakiti.

Nah, tentunya ini pelajaran berharga. Yang ingin disampaikan disini bahwa sejahat apapun orang, jangan pernah membalas dengan kejahatan pula. Walaupun kita dijahati atau disakiti orang lain jangan dibalas oleh kejahatan lagi, coba balaslah dengan kebaikan. Yakinlah bahwa ada yang Maha Membalas serta Maha Bijaksana yaitu Tuhan semesta alam. Dan yakinlah bahwa kebaikkanmu akan dihargai, karena DIA Maha Melihat serta Maha Mengetahui. Tetaplah berpositif thinking bahwa tidak ada orang yang jahat, ALLAH menciptakan semua makhluk dengan kebaikan. Yang membentuknya jahat adalah faktor-faktor tertentu yang mewarnai kehidupan. Cobalah menghindari rasa dendam, karena itu tidak akan menguntungkan kita. Tetaplah berprasangka baik. Dengan begitu maka hidup akan menjadi damai.

Ciptakanlah kedamaian dalam hidupmu!
Sebarkanlah kebaikan di sekitarmu!
Ayo... mulai dari diri kita sendiri....!!! chayo..!!  ^__^

AR-RAHMAN



Bumi kan terus berputar
berevolusi dari zaman ke zaman
terus memberikan manfaat tuk kehidupan

Air kan terus mengalir
berpindah dari tempat tinggi ke rendah
terus memberikan manfaat tuk orang banyak

Angin kan terus berhembus
memberikan kesejukan
tuk slalu menyelimuti alam

Matahari kan terus bersinar
bersinar dan redup secara berganti
terus memberikan cahaya tuk bumi

Bunga, Buah dah Pepohonan
berusaha memberikan keindahan dan kebutuhan
tuk kehidupan

Bulan kan terus setia menjadi satelit bumi
tuk memberikan kenyamanan hidup

Bintang kan terus menemani bumi dikala gelap gulita
terus memberikan cahaya dikehidupan malam
tuk kehidupan

Jantung, nadi, kan terus berdetak
oksigen, darah kan terus mengalir
terus bekerja tuk memberikan kehidupan

Smua'y berputar sesuai orbit'y masing-masing
smua'y bekerja sesuai pekerjaan'y masing-masing
tidak ada yang mendustai penciptanya

MAKA NIKMAT MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN........??????

Astagfirullahhal adzim........
Subhanallah.........................

Terdiam sejenak ketika membaca ayat itu
terdiam sejenak tuk memikirkan apa yang telah terjadi
Gemetar hati ini membaca ayat itu_
betapa smua itu sudah ditata rapih oleh-Nya
betapa smua itu sudah diberi oleh-Nya
betapa smua itu sudah diatur oleh-Nya
manusia hanya menikmati saja........!!!

SUBHANALLAH.........
betapa besar kasih sayang-MU RABBII.........
smua'y telah Engkau ciptakan dengan sempurna
tanpa ada kekurangan sedikitpun.........

"Syukran ya Rabb"

Jika Tuhan enggan menyapa


Seiring pergantian zaman
Dari waktu kewaktu bumi terus berevolusi
Bumi terus berputar mengelilingi matahari
Sampai saat tiba waktunya

Ingat......!!
Usia bumi tak lagi segesit jutaan tahun lalu
Mengapa kau terus menyakitinya untuk keperluanmu sendiri
Akhh......

Coba lihat lapisannya mulai mengelupas....!!!
Dan lihat mereka menjadi korban atas ulahmu...!!!
Adakah rasa simpatik dalam jiwamu.....???
lumpur lapindo
Sudahlah......!!! Hentikan......!!!
Tuhan menciptakan alam ini untuk dilindungi dan dilestarikan
Karna semua yang ada di alam ini merupakan nikmat-Nya
Nikmat untuk seluruh makhluk-Nya bukan untuk keperluanmu saja..!!
Semua bencana dan musibah yang datang
Itu merupakan peringatan-Nya

Aku mohon.......
Tak bisa kubayangkan jika Tuhan enggan menyapa
Mungkin bintang akan berguguran karena sedihnya
Bulan pun akan menelusup dalam pekat gelap
Matahari akan tenggelam takkan tampak lagi
Mungkinkah kita masih yakin atas kekuatan kita sendiri ?
Banjir

Saat Senja Menyapa



Saat ini aku menatap senja
Aku iri kepadanya
senja tersenyum bagai menyapa

“hei.... mengapa wajahmu muram....??
Apalagi yang tak diberikan sang Khalik...??
Apa yang tak kau miliki...??”
si senja kecil mengajakku bicara

“Kau jalani hidup dari pagi sampai malam
malam sampai pagi
kau saksikan bulan, yang menyinari malam
kau saksikan matahari, yang menyinari pagi
kau saksikan gemerlap bintang-bintang
Kau dapat menyaksikan semuanya.......”

“Tapi....... kau masih juga meratap
Kau masih juga mengeluh
Kau masih juga menyalahkan takdir
Sedangkan kau diberikan kesempatan
menjalani hari-hari panjang di dunia”

“Lihatlah aku........!!!!!
Aku si senja hanya diberikan
kesempatan pada senja hari
sebentar lagi aku undur diri”

“Malam datang hanya sesaat
Ketika kau terbangun, pagi menyapa
Pagi berganti siang
Siang pun hanya sesaat
Semuanya silih berganti”

“Jangan menjadi hamba yang tak tahu bersyukur
Lihatlah rumput-rumput yang bergoyang dipinggir jalan
Masih tetap bertasbih mengagungkan nama Tuhan
Lihatlah Bumi yang kau injak
Masih tetap berputar sesuai putaran tasbih”

Aku menjadi malu sendiri
Pelan kuucapkan Istighfar pada Rabb-ku
Astaghfirullahhal ‘adzim.......
Menyadarkanku........
Air mata terjatuh membasahi pipiku

“Masihkah kau ragukan kasih Tuhan-Mu....??”
suara si senja perlahan menyapa

“Jangan kau buang air matamu dengan sia-sia
Menangislah di hadapan Tuhanmu
Sesali semua dosa-dosamu
Disatu hari nanti airmata itu sangat berharga
Untuk menyiram panasnya neraka”

Ternyata hidup ini indah........
Hidup ini anugerah, Hidup ini berkah
dasar manusia tidak tahu berterimakasih
Gumamku pada diriku

Kulihat cahaya senja mulai pudar
Senja kan Pergi.............
Tapi kumasih sempat berkata kepadanya
"Terimakasih senja......"

Aku tersenyum manis, semanis yang kumiliki
Untukmu senja, besok Insyaa Allah kita berjumpa lagi
Jika esok Tuhan masih mengizinkan ku.........


Rotasi Mimpi


Hari berganti Minggu
Minggu berganti Bulan
Bulan berganti Tahun
Tahun berganti Zaman

Waktu terus berputar tanpa lelah
Detik demi detik
Menit demi menit
Jam demi jam

Semuanya berjalan terus menerus
Tanpa berhenti sedetikpun
Tanpa memihak pada siapapun
Terus berputar dan berputar 
Sampai saatnya tiba....

Perubahan adalah sebuah Realita yang harus dihadapi
Dinamika hidup merupakan acuan untuk melangkah
Sebagai barometer untuk meraih kehidupan
Menuju sebuah misteri Mimpi

Sebuah mimpi menggantung diangkasa
Terbang bersama bintang dalam Cita-cita yang nyata
Menjadi sebuah Realita atau Angan??
Hanya dirimu yang dapat menjawabnya

Katakanlah kamu bisa meraihnya
Kamu bisa untuk menjalaninya
Gapailah semuanya

Teruslah berputar.....
Teruslah Berotasi......
Berputarlah dengan tasbihmu
Sampai waktu itu tiba.......

Sebuah Kesalahan

Teringat dalam ingatanku
Terlalu sakit untuk di ingat
Namun tak dapat tuk dilupakan

Hal terindah yang pernah ku raih
Sekejap sirna semata
Selalu ku bilang
Tak ingin keluar dari simfoni ini

Namun......
Seiring berjalannya waktu
Semuanya berubah tanpa kusadari

Tak pernah ku impikan tuk menjadi sperti ini
Jika aku tahu akan berakhir seperti ini
maka takkan ku pilih jalan itu

Tak tahu mengapa itu yang aku pilih?
Sebuah kecerobohan yang ku lakukan
Harus ku bayar dengan tanggung jawabku

Yah...... akan ku hapus semua itu
Takkan ku ulangi tuk kedua kalinya
Aku Janji........

Meluangkan waktu, tidak menunggu waktu luang

ketika membaca ini, merasa benar2 sprti orng yg mrugi....
di Link ini cekidot.....!!!

Meluangkan waktu, tidak menunggu waktu luang

ayo... manfaatkn dgn sebaik2nya...!!

Hargai Apa Yang Kita Miliki


sebuah kiriman dari teman, 

Pernahkah Ima mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.

Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.

Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.

Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.

Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.

Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.

Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:

    "It would be a blessing if each person
     could be blind and deaf for a few days
     during his grown-up live. It would make
     them see and appreciate their ability to
     experience the joy of sound".


Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.

Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!

Sekarang, coba Ima bayangkan sejenak....

......Ima menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!

Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Ima melihat
atau mendengar apapun.

Selama beberapa hari itu Ima tidak bisa
melihat indahnya dunia, Ima tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Ima tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!

Bagaimana Ima? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?

Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!

Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.

Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain.  Ya! Kemewahan utk orang lain!

Coba Ima renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.

Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.

Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.

Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik. 

Ditulis oleh: Anne Ahira
Terima kasih Anne Ahira.... sangat bermanfaat sekali  ^__^

Surat Cinta


Setitik embun menetes
jatuh didalam hati yang usang
kembali kubaca surat cinta-Mu
saat ku sadar bahwa itu pedoman hidupku

Ayat demi ayat
menuntun lisan dengan terbata-bata
memahami arti dari surat cinta-MU
yang Agung Mempesona

Ada tangis yang begitu akrab
menggetarkan hati yang lapuh
mengepakkan arti-arti cinta
yang berhembus bersama nikmat-MU

Nada-nada kerinduan
menyanyikan cerita tentang cinta
bergema irama sunyi
yang mengalun begitu takdzim

Batapa hati ini gemetar tak berdaya
menemukan arti-arti yang tersembunyi
mengingatkanku dalam kekhilafan
menuntun diri untuk mengenal sang Pencipta

Goresan hati




ya Rabbi,,,,,,

Ketika ku mohon Kekuatan, Engkau memberiku kesulitan agar aku kuat,,,,,,

Ketika ku mohon Kebiaksanaan, Engkau memberiku masalah untuk ku pecahkan,,,,,,,

Ketika ku mohon Kesejahteraan, Engkau memberiku apa-apa untuk ku hadapi,,,,,,

Ketika ku mohon Keberanian, Engkau memberiku kondisi bahaya untuk ku atasi,,,,,,

Ketika ku mohon Sebuah Cinta, Engkau memberiku Orang-orang yang bersalah ntuk ku tolong,,,,

Ketika ku mohon bantuan, Engkau memberiku Kesempatan,,,,

Engkau tak pernah memberiku apa-apa yang aku Pinta,,,,,

TAPI,,,,,,,,

Engkau Selalu memberiku smua apa yang aku butuhkan,,,,!!!!!!

~ Thanks GOD ~

Belajar Tentang Kesungguhan


Suasana malam begitu hening menggambarkan keunyian malam. Angin bertiup dengan kencang menggerakkan gorden jendela kamar. Jarum jam menunjukkan pukul 01.30 dini hari. Disudut ruang tamu ada sesosok wanita berjilbab dengan buku-buku berserakkan dihadapannya. Buku demi buku ia buka dan membacanya, mengkajinya, dan mempelajarinya satu per satu. Tidak puas dengan satu buku, ia membuka buku lainnya untuk dapat benar-benar memahaminya.

Subhanallah........
Betapa terpesonanya aku pada ukhti ini.....
Betapa tak bosan-bosanya membaca, mempelajari, mengkaji ilmu-ilmu yang terukir di dalam buku. Setiap kesempatan ia memanfaatkan waktunya untuk mencari ilmu Allah S.WT agar waktunya bermanfaat dan tidak sia-sia. Bahkan pada saat orang-orang tertidur pulas melepaskan lelah. Tapi tak ada habis-habisnya ia mencari dan mengkaji ilmu. Selalu haus akan ilmu. Setiap kali ia menemukan sebuah pertanyaan yang tidak dapat segera memahaminya, walaupun sudah mencarinya, tetapi tidak ada keputus asaan yang terlihat di wajahnya. Tetapi......
ia segera mensyucikan dirinya dengan berwudhu
dan tak lupa untuk membersihkan dirinya dengan shalat di 1/3 malam terakhir
ia pun tak lupa sujud di pangkuan Rabbnya untuk meminta petunjuk dan bimbingan-Nya agar dimudahkan memahami segala sesuatu.
Dan terus mengkajinya sampai letih. Jika letih dan rasa kantuk tak tertahankan, ia lanjutkan dengan doa agar ilmu yang ia dapatkan saat ini tetap dijaga oleh Rabbnya dan segera pergi tidur untuk menjaga kesehatannya.

Subhanallah.............
Padahal yang ana ketahui Ukhti ini adalah seorang mahasiswi teladan yang mendapat beasiswa di satu universitas ternama di Indonesia. Peringkatnya sangat memuaskan bahkan ia dinobatkan sebagai duta kampus dengan nilai IP diatas 3.
Tubuhku gentar melihat kesungguhannya. Air mataku terjatuh saat melihat keikhlasannya. Gelar mahasiswi teladan itu tidak membuatnya untuk berhenti belajar. Gelar itu tidak membuatnya sombong atas apa yang telah ia capai.

Tak ada kata-kata yang dapat keluar dari mulutku selain Subhanallah.......!!! Subhanallah.....!!! Maha Suci Engkau ya Allah.........!!!

Sedangkan aku...................................
Hanya baru membuka buku, tapi rasa kantuk menyelimuti
Hanya baru mengkaji satu bab, sudah puas dengan apa yang diperoleh
Hanya baru mempelajari satu buku, sudah merasa menguasainya
Hanya baru punya ilmu sedikit, sudah sombong dan angkuh.
Padahal ilmuku hanya sedikit, bahkan sedikitpun tak ada, mungkin hanya secuil, ah_ tapi secuil pun tak ada, hanya setitik dari lautan yang luas.
Mengapa aku tak sadar selama ini...???

Aku malu...... benar-benar malu.......
Malu jiwa ini........
Malu hati ini........
Malu diri ini.........
Malu dengan kesombonganku.............
Malu dengan keangkuhanku.............

Hhmmm...... Ku hembuskan nafas yang tersenggak ditenggorokkan ini.....
Lemas tubuh ini tak kuat menahan tangis.
Ku ambil air wudhu untuk menyegarkan hati yang usang penuh debu.
Ku gelar sajadahku menuju kiblat-Nya untuk dapat ridha-Nya.
Ku kenakan mukenaku untuk menjalin cinta-Nya.
Ku angkat tanganku memulai takbir untuk dapat bermunajat pada-Nya
Aku sadar betapa sombongnya jiwa ini...............
Betapa angkuhnya hati ini.....................
Betapa hinanya diri ini......................
Aku malu pada-Mu
Aku selalu meminta bahkan menuntut hakku
Tapi aku lupa dengan kewajibanku
Tanpa berusaha dan tanpa kerja keras.

Aku ingat satu bait mahfudzot yang berbunyi
“Man Jadda Wa Jadda”
(barang siapa yang bersungguh-sungguh maka dapatlah ia)

Pikiranku mulai terbuka, Mataku mulai melihat, dan hatiku mulai bergerak.
Sesungguhnya ilmu Allah itu bukan hanya satu lembar, bukan hanya satu bab, bukan hanya satu buku, dan bukan hanya satu ilmu saja. Banyak sekali ilmu-ilmu yang tersusun dalam kitab-kitab, dan tertulis rapi dalam buku-buku. Allahu Akbar......!!!!! Ternyata luas sekali Ilmu-Mu.....

Seluas lautan yang luas, Sebesar Samudera yang Besar.
Maka aku tidak boleh puas dengan ilmu
Dan aku akan mencarinya
sampai :
Bumi berhenti berevolusi
Air berhenti mengalir
Jarum jam berhenti berputar
Bintang berhenti berkedip
Tumbuhan berhenti berbuah
Matahari berhenti bersinar
Jantung berhenti berdetak
Dan Umur habis sampai batas waktu yang telah ditentukan-Nya
Sekarang BERUSAHA........!!!! BERUSAHA.......!!!! BERUSAHA.....!!!!!
KERJA KERAS DAN DOA.........!!!!
"Insya Allah tidak ada yang sia-sia......."

Wanita Pilihan



Tak terasa... sudah beberapa hari bahkan seminggu tidak mengunjungi blog ini.... kangen rasanya... well_ sekarang aq kmbali... ingin mencurahkan isi hati qu_ siapkah kamu mendengarkan wahai teman setia qu..?? heheehe....
Ba'da subuh, suasana paling indah tuk baca qur'an. Beberapa lembar berikut arti yg telah qu baca. Sejenak aq berfikir, "Betapa mulianya nama wanita2 pilihan yang diabadikan di dalam kitab-Nya. Seperti :
  1. Khadijah r.a
  2. Aisyah r.a
  3. Fatimah r.a
  4. Maryam r.a
  5. Sarah r.a
  6. Hajar r.a
  7. Sumayyah
  8. Rabiatul Adawiyah
  9. Zulaikha
  10. Ratu Balqis

Wanita2 yang kan tetap terkenang sampai akhir zaman. Beliau benar2 wanita istimewa dimata ALLAH SWT. Itulah wanita2 pilihan.... mujahidah

Subhanallah.... betapa sangat memberi energi yg sangat luar biasa...!! sangat memberikan inspirasi hebat... Yupz aq mempunyai harapan besar hari ini...!! Harapan + keinginan yang melekat dalam jiwa qu.... walaupun mungkin itu jauh dari kenyataannya, tapi bagaimana pun itu akan menjadi pemacu semangat qu sekaligus menjadi tauladan_

Ya Rabb_ Ajarilah aq bgaimana Memberi sebelum diminta, Berfikir sebelum bertindak, Santun dalam bicara, Tenang ketika gundah, Diam ketika emosi, Bersabar dalam setiap ujian.
Ya Rabb_ aq ingin.....

Sesetia Khadijah r.a, Sepintar Aisyah r.a, Semulia Fatimah r.a, Sesuci Maryam r.a, Seikhlas Sarah r.a, Setabah Hajar r.a., Sepemberani Sumayyah, Sezuhud Rabiatul adawiyah, Secantik Zulaikha, dan Sekaya Ratu Balqis.
Tapi.... itu yang qu ragukan kenyataanya.....

Valentine's Day...

Hari Valentine sangat popular merebak di pelosok Indonesia. Terutama dikalangan remaja. Menjelang bulan Februari, pasti banyak anak-anak muda yang sedang hangat dilamun cinta tidak sabar untuk meraikan Hari Valentine yang katanya Hari Kekasih atau kasih sayang, yang jatuh pada tanggal 14 Februari. Bayangnya makin terasa ketika lihat banyak iklan, promosi dan tawaran hebat yang disiarkan dan diadakan bagi yang memeriahkan dan menyambut Hari kekasih itu. Bukan itu saja, lebih menarik lagi, berbagai film berunsur romantis dihidangkan sepanjang bulan ini, khusus untuk si pencinta.


Namun, sadar atau tidak, bukan masyarakat non Islam saja yang menyambut Hari Valentine, umat Islam pun turut dalam memeriahkan hari tersebut walaupun hari yang dirayakan tidak terdapat dalam ajaran Islam.

Melihat pada fenomena ini, Hari Valentine ini semakin mendapat sambutan dalam berbagai kalangan khususnya golongan remaja. Lebih menyedihkan lagi, terdapat beberapa daripada mereka yang bertindak di luar batasan sehingga menimbulkan masalah sosial dalam masyarakat. Berlakunya perbuatan-perbuatan yang diharamkan seperti zina, minum arak, menghisap ganja dan secara tidak langsung mencerminkan keperibadian yang bobrok dalam kalangan remaja dan memberi gambaran negatif terhadap golongan remaja, dari segi peribadi, keluarga, Agama dan generasi yang akan datang.

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”
(Surah Al-An’am : 116)

*Dikutip dari beberapa sumber maupun opini sendiri*

Dalam Malamku


Dalam Mataku ada lelap yang begitu lekat
menebar wewangian mimpi-mimpi indah
merayu dalam nyenyaknya tidur

Dalam Telinga ada bisikan manis
yang merayu-rayu
kemudian menguing indah
dalam bentangan kata-kata

Dalam Kaki ada lemah yang begitu asing
menjelma tuntunan jemari
memanggut langkah-langkah

Dalam Tubuh ada lelah yang begitu melekat
terlena dalam buaian
menyelimuti seluruh tubuh

Malamku begitu sunyi
melapuk di sudut nafsu dunia
Astagfirullahhal adzim.......

Menyimak butiran tetesan gerimis
seperti melihat secercas sahaya
yang menerangi sudut-sudut ruang
tertirah dengan sebuah sunyi

Cahaya Indah ituuu.......
adalah kasih yang menawan dalam sunyI
menyapa Mata, Hati, telinga, kaki, dan tubuh
membimbingku dalam keindahan sepertiga malam

Setiap basuhan air wudhu
kupelajari kerinduan, ketabahan, dan kekuatan iman
ada semacam kearifan dalam bahasa gerimis
yang membuat hati ini dalam buaian rindu

Dalam Bibirku ada tuntunan jemari
seperti membaca larik-larik cinta
pada setiap rakaat dalam shalatku

Dalam siklus kesunyian
menebar bentangan ridha-Nya
insya allah...... amin.....

Salam Dari Hembus Angin


Ada yang menyibak khimar yang menyelimuti auratmu
Dan jatuh di taman al-Kausar
Maka, kaulah Salsabila itu
Tepat ketika kau mengepakkan sayap-sayap rahmi

ketika sekelebat senyum menghiasi bibirmu
menghamburkan wewangian cinta
Entah selalu ada aroma melati ketika kau datang
Seolah mengisyaratkan hadirmu sebentuk peredam penat


Oh iya,
Hembus angin yang membelai ujung khimar halusmu
kemarin sempat berbisik
Melantun indah tak bertepi
Ujung khimar indahmu mulai bersisik
Karna ia tak sengaja menelisik halusnya khimarmu



Doa-doa melantun tak pernah usang dari bibir manismu
Mengibasnya dengan khimar halusmu
Setiap detik, berkibar mulus melewati langit
Menembus batas-batas lazuardi
Bersimpuh takzim diatas arsy
Menyanyikan cerita tentang angin
Yang berhembus bersama Malaikat Ridwan

Kau lah Salsabila itu.....!!!
Menarilah bersama al-Adawiyah.....!!



Jazakillah ukhti....
Karna kau telah menghadirkan
Secercik senyum Tuhan yang paling indah

Surat Cinta


Setitik embun menetes
jatuh didalam hati yang usang
kembali kubaca surat cinta-Mu
saat ku sadar bahwa itu pedoman hidupku

Ayat demi ayat
menuntun lisan dengan terbata-bata
memahami arti dari surat cinta-MU
yang Agung Mempesona

Ada tangis yang begitu akrab
menggetarkan hati yang lapuh
mengepakkan arti-arti cinta
yang berhembus bersama nikmat-MU

Nada-nada kerinduan
menyanyikan cerita tentang cinta
bergema irama sunyi
yang mengalun begitu takdzim

Batapa hati ini gemetar tak berdaya
menemukan arti-arti yang tersembunyi
mengingatkanku dalam kekhilafan
menuntun diri untuk mengenal sang Pencipta

"Lihatlah Cinta-Nya...!!"



Jangan Takut.....!!! Jangan Sedih......!!!
Lihatlah ke langit_
Allah Tersenyum padamu
Percaya padamu tuk lalui jalan-Nya
Dia takkan lupa padamu dan selalu memberikan apa yang kau butuhkan

ingat........!!!!!!
Dia selalu bersamamu
Percayalah.........!!!!!

Cahaya Hati



Kesunyian malam
membangunkanku pada kenyataan hidup yang harus dijalani
Kebisingan malam
membuatku mengerti arti kehidupan yang sesungguhnya
kegelisahan malam
menjadikanku tuk kuat dalam menghadapi smua halangan dan rintangan
kesempurnaan malam
membuatku iri dalam satu keadaan hidup

Setelah shalat, aku bingung doa apa yang kan ku panjatkan pada-Mu
hanya bisa duduk terdiam dan membisu diatas sajadahku
air mata ini tiba-tiba jatuh membasahi mukenaku
aku ingin dekapan cinta-Mu........ Ya Rahim......

mulut ini tak kian jua membuka
lisan ini tak kian jua bercakap
Ku ulurkan jemari tuk menghitung butir-butir tasbih kalam-Mu
Ku fokuskan pandanganku tuk dapat bisa melihat-Mu
aku butuh uluran tangan-Mu..... Ya Halim......

sesak nafas ini tak tetahankan
seolah-olah tak ada lagi udara yang dapat aku hirup
betapa gemetarnya hati ini
rasa takut_ sakit menyelimuti jiwa ini
tubuh ini lemas tak berdaya_
aku ingin pelukan kasih-MU...... Ya Rahman......

Ya GHAFUUR....... berikanlah aku maaf-Mu........
karna Engkau mengetahui sgalanya Ya Bashiir.... Engkau Maha Menyaksikan YA SYAHID
Ya HAFIDH.... lindungilah aku dengan Kasih Sayang-MU
hidupkanlah semangat dlm diriku YA MUHYI.........

YA HADII...... berilah aku petunjuk-Mu.........

Amin Ya Rabbal Alamin......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...