Laman
Jadi JOMBLO itu lebih TERHORMAT
Seorang sahabat sebut saja namanya mawar, ia seorang muslimah yang terjerumus dalam harapan palsu. Awalnya ia tak pernah percaya akan adanya cinta karena ia tahu pacaran itu dilarang agama, sehingga semasa remajanya ia tak pernah mengenal kata pacaran. Suatu ketika masuk universitas, ia sulit untuk beradaptasi karena pergaulannya yang bebas berbanding terbalik dengan pergaulannya disekolah pesantren dulu. Ketika ada laki-laki yang mendekatinya dan ingin jadi pacarnya ia selalu menghindar dan tetap pada pendiriannya untuk tidak berpacaran. Namun suatu ketika ada laki-laki yang mengajaknya ingin serius dengannya dan ingin menikahinya. Dengan tidak mempertimbangkan apa pun ia langsung menerimanya dan sampai saat ini sudah 4 tahun mereka berpacaran. Karena ia harus menunggu dengan alasan laki-laki itu belum mapan dan mawar pun harus menyelesaikan kuliahnya. Dengan alasan itu mawar rela menunggu menurutnya itu alasan yang logis. Tetapi selama berpacaran itu, hubungan mereka bisa dibilang dewasa bahkan berlebihan karena berani melakukan "adegan dewasa" atau semacamnya.
Lho kamu kenapa mau? Kamu kan muslimah? Tanyaku
Karena janji yang sering si cowo bilang akan serius dengannya dan akan menikahinya ahirnya ia yakin akan berakhir dipelaminan, sehingga berani melakukan "hubungan". Namun ketika beranjak tahun ke3 tiba-tiba laki-laki itu berubah sikap, dan menuntut mawar agar menyelesaikan kuliahnya dulu. Karena mawar tidak sabar ingin menikah dan takut akan terjadi hal2 yang tidak di inginkannya dan keluarganya ia pun ketakutan. Akhirnya tanpa berfikir panjang mereka putus dengan mudahnya. Saat itulah ia berada dititik rendahnya dengan terus meminta laki-laki itu bisa kembali dengannya. Ia rela melakukan apapun karena takut apa yang sudah mereka lakukan. Tapi beda halnya dengan laki-laki itu tak lama setelah putus, dia mengumumkan sudah mempunyai pacar baru. Astagfirullah....
Tangisan mawar semakin menderu-deru, air matanya pun mengalir tiada henti. Dadanya terisak-isak tak kuat menahan beban itu. Ia terlalu kalut saat itu, karena tak tahu harus bagaimana dan kemana ia mengadu. Ingin rasanya menceritakan apa yang mereka lakukan itu ke keluarga cowoknya dan pacar barunya, namun niatnya itu selalu diurungkan karena takut keluarganya mawar tersakiti. Pernah setelahnya cowok itu datang sesekali dan bilang bahwa mawar adalah jawaban dari istikharahnya, hal itu yang membuat mawar bersemangat lagi dan melanjutkan hubungannya. Namun sayang ketika tahun ke 4 mereka melanjutkan tiba-tiba cowoknya pergi menghilang dan ia sadar bahwa ia jatuh pada lubang yang sama. Dan saat ini ia dapat kabar bahwa cowok itu sudah melamar pacarnya dan siap menikah. Ia mengaku sangat menyesal apa yang telah ia perbuat, ia malu pada dirinya, pada Allah, keluarga dan teman2nya. Merasa menjadi orang hina.... dan tak pantas dengan hijabnya.
Jantungnya seakanntak berdetak, emosinya naik turun, bahkan jemarinya pucat dingin. Aku takut dengan keadaannya, air mataku pun tak sadar menetes pilu mendengar ceritanya. Entahlah aku pun bingung apa yang harus aku lakukan. Hanya menguatinya adan mencoba menenangkannya mungkin itu yang aku bisa.
Ceritanya, menjadi pelajaran dan pesan yang berharga untukku, sehingga aku berfikir untuk memutuskan cowoku. Memang tidak semua cowok sama tapi lebih baik menjaga dari pada terjerumus. Tekad ku bulat untuk putus, aku bilang kita ketemu setelah kamu siap lamar aku. Ceritanya disini: Aku terima setelah kau lamar aku
Dosa besar yang ia perbuat semoga menjadi pelajaran untuknya, untukku dan untuk kita semua. Lebih baik tidak mengenal pacaran, lebih baik tak punya pacar, lebih baik JOMBLO lebih TERHORMAT dari pada PACARAN menjadi HINA dimata Tuhan... semoga ALLAH mengampuni dosa kita semua.
Aminnn.... Allahumma aminn....
Ketulusan Cinta
Tawanlah Aku Dengan Cinta Kepada-Mu
Agar Tidak Ada Lagi Yang Dapat
Menawanku Selain Engkau
Jika Cinta Adalah Pengorbanan
Tumbuhkan Niat Dari Semua Pengorbananku
Semata-mata Tulus Untuk-Mu
Agar Aku Ikhlas Menerima Apapun Keputusan-Mu
Jika Rindu Adalah Rasa Sakit
Yang Tidak Menemukan Muaranya
Penuhilah Rasa Sakitku
Dengan Rindu Kepada-Mu
Dan Jadikan Kematianku Sebagai
Muara Pertemuanku Dengan-Mu
Ya Robbii..........
Jika Sayang Adalah Sesuatu Yang Mempesona
Ikatlah Aku Dengan Pesona-Mu
Agar Damai Senantiasa Kurasakan
Saat Terucap Syukurku Atas Nikmat Dari-Mu
Jika Kasih Adalah Kebahagiaan
Yang Tiada Bertepi
Tumbuhkan Kebahagiaan Dalam Hidupku
Di saat Kupersembahkan Sesuatu Untuk-Mu
Hatiku Hanya Cukup Untuk Satu Cinta
Jika Aku Tak Dapat Mengisinya Dengan Cinta Kepada-Mu
Kemanakah Wajahku Hendak Kusembunyikan Dari-Mu
Dunia Yg Engkau Bentangkan Begitu Luas
Bagai Belantara Yg Tak Dapat Kutembus
Di Malam Yang Gelap Gulita
Agar Tidak Tersesat Dalam Menapakinya
Berikan Alas Kaki Buat Hamba Agar Jalan Yg Kutapaki Terasa Nikmat
Meski Penuh Dengan Bebatuan Runcing & Duri Yang Tajam
Hamba Sadar Semua Ini Milikmu Dan Suatu Saat
Jika Kau Kehendaki Semuanya Akan Kembali Jua Kepada-Mu
Belajar dari kebaikkan Habil
Teringat suatu kisah kedua putra Nabi Adam AS yaitu Habil dan Qabil yang diabadikan dalam Al-Qur'an. Ada dua pelajaran yang diambil dari kisah ini. Langsung saja singkat ceritanya seperti ini. Cekidott!!
Nabi Adam AS dan Hawa dikaruniai anak. Hawa selalu melahirkan anak kembar laki-laki dengan perempuan. Dalam Al-Qur'an kedua anak laki2 Nabi Adam AS diberi nama Qabil dan Habil. Qabil lahir dengan saudara perempuannya, begitu pula Habil. Namun, berbeda dengan Habil saudara perempuan Qabil lebih cantik. Karena sudah dewasa Nabi Adam AS berniat menikahkan anak-anaknya dengan silang. Qabil dengan saudara perempuan Habil, begitupun sebaliknya. Namun Qabil tidak terima dengan hal ini, ia bersih keras akan menikahi saudara perempuannya sendiri dan tidak rela saudarinya yang cantik akan dinikahkan dengan Habil.
Melihat hal ini tentunya nabi Adam AS menjadi bingung, akhirnya Allah memberi petunjuk dengan mempersembahkan kurban. Siapa yang kurbannya diterima maka ialah yang akan menikahi saudara perempuan Qabil.
Habil bekerja sebagai peternak, maka ia mempersembahkan hewan ternaknya yang paling baik. Sedangkan Qabil bekerja sebagai Petani, tetapi ia mempersembahkan hasil pertaniannya yang buruk karena tidak ikhlas memberi hasil panennya. Allah maha mengetahui hati manusia. Maka kurban Habillah yang diterima, sedangkan kurban Qabil tidak diterima.
"Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, (Qabil dan Habil) ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia Qabil berkata, "sungguh aku pasti membunuhmu!" Dia (Habil) berkata "sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa." (QS Al-Ma'idah: 27)
Qabil pun tidak terima karena kurbannya ditolak, sedangkan kurban Habil diterima oleh Allah. Suatu hari Habil terlambat pulang, Nabi Adam AS menyuruh Qabil untuk mencari saudaranya. Qabil pun berangkat mencari, dan keduanya bertemu. Qabil merasa dendamnya yang membara, ia melampiaskan amarahnya. Akhirnya ia membunuh saudaranya secara diam-diam tanpa sepengetahuan ayahnya yaitu Nabi Adam AS.
"Sungguh, jika engkau (Qabil) menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Aku takut kepada ALLAH Tuhan seluruh alam." (QS. Al-Ma'idah: 28)
Pelajaran pertama ketika Habil mempersembahkan kurban. Pelajaran yang didapatkan dari Habil adalah sifat ikhlas yang dimilikinya. Yaitu memberi tanpa pamrih, ia benar-benar benar memberi yang terbaik walau ia belum tahu siapa yang akan dipilih nanti. Tapi benar-benar ada nilai ketulusan disitu. Ketulusan untuk memberi tanpa pamrih, walaupun tidak mengharapkan balasan tetapi itulah yang akan dibalas. Karena ia tahu bahwa hanya untuk Tuhannyalah ia berbuat. Maka Tuhannyalah yang kelak akan membalas. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui.
Inilah yang kadang sulit dilakukan, memberi tanpa pamrih atau berbuat tanpa mengharapkan imbalan. Tapi jika benar-benar kita melakukannya niscaya kitalah pemenangnya. Jangan khawatir Allah Maha mengetahui isi hati manusia maka DIAlah yang akan menilai. Maka kita coba yuk dari sekarang....!! :D
Pelajaran kedua ketika Qabil mengancam ingin membunuh Habil. Tetapi habil tetap bersikap baik dan memperingatinya. Pelajaran yang diambil adalah sifat habil yang benar-benar menjaga ketakwaannya pada Tuhannya. Ia tidak melakukan kejahatan walau sedang dijahati orang karena rasa ketakutannya dan ketundukkannya pada Tuhannya. Ia tidak menyakiti saudaranya walau ia disakiti.
Nah, tentunya ini pelajaran berharga. Yang ingin disampaikan disini bahwa sejahat apapun orang, jangan pernah membalas dengan kejahatan pula. Walaupun kita dijahati atau disakiti orang lain jangan dibalas oleh kejahatan lagi, coba balaslah dengan kebaikan. Yakinlah bahwa ada yang Maha Membalas serta Maha Bijaksana yaitu Tuhan semesta alam. Dan yakinlah bahwa kebaikkanmu akan dihargai, karena DIA Maha Melihat serta Maha Mengetahui. Tetaplah berpositif thinking bahwa tidak ada orang yang jahat, ALLAH menciptakan semua makhluk dengan kebaikan. Yang membentuknya jahat adalah faktor-faktor tertentu yang mewarnai kehidupan. Cobalah menghindari rasa dendam, karena itu tidak akan menguntungkan kita. Tetaplah berprasangka baik. Dengan begitu maka hidup akan menjadi damai.
Ciptakanlah kedamaian dalam hidupmu!
Sebarkanlah kebaikan di sekitarmu!
Ayo... mulai dari diri kita sendiri....!!! chayo..!! ^__^
AR-RAHMAN

Jika Tuhan enggan menyapa
![]() |
| lumpur lapindo |
![]() |
| Banjir |
Saat Senja Menyapa

Rotasi Mimpi
Hari berganti Minggu
Sebuah Kesalahan
Meluangkan waktu, tidak menunggu waktu luang
di Link ini cekidot.....!!!
Hargai Apa Yang Kita Miliki
Pernahkah Ima mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!
Sekarang, coba Ima bayangkan sejenak....
......Ima menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Ima melihat
atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Ima tidak bisa
melihat indahnya dunia, Ima tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Ima tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Ima? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Ima renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
Surat Cinta
Goresan hati
ya Rabbi,,,,,,Ketika ku mohon Kekuatan, Engkau memberiku kesulitan agar aku kuat,,,,,,
Ketika ku mohon Kebiaksanaan, Engkau memberiku masalah untuk ku pecahkan,,,,,,,
Ketika ku mohon Kesejahteraan, Engkau memberiku apa-apa untuk ku hadapi,,,,,,
Ketika ku mohon Keberanian, Engkau memberiku kondisi bahaya untuk ku atasi,,,,,,
Ketika ku mohon Sebuah Cinta, Engkau memberiku Orang-orang yang bersalah ntuk ku tolong,,,,
Ketika ku mohon bantuan, Engkau memberiku Kesempatan,,,,
Engkau tak pernah memberiku apa-apa yang aku Pinta,,,,,
TAPI,,,,,,,,
Engkau Selalu memberiku smua apa yang aku butuhkan,,,,!!!!!!
~ Thanks GOD ~
Belajar Tentang Kesungguhan
Wanita Pilihan

Tak terasa... sudah beberapa hari bahkan seminggu tidak mengunjungi blog ini.... kangen rasanya... well_ sekarang aq kmbali... ingin mencurahkan isi hati qu_ siapkah kamu mendengarkan wahai teman setia qu..?? heheehe....
- Khadijah r.a
- Aisyah r.a
- Fatimah r.a
- Maryam r.a
- Sarah r.a
- Hajar r.a
- Sumayyah
- Rabiatul Adawiyah
- Zulaikha
- Ratu Balqis
Wanita2 yang kan tetap terkenang sampai akhir zaman. Beliau benar2 wanita istimewa dimata ALLAH SWT. Itulah wanita2 pilihan.... mujahidahSesetia Khadijah r.a, Sepintar Aisyah r.a, Semulia Fatimah r.a, Sesuci Maryam r.a, Seikhlas Sarah r.a, Setabah Hajar r.a., Sepemberani Sumayyah, Sezuhud Rabiatul adawiyah, Secantik Zulaikha, dan Sekaya Ratu Balqis.Tapi.... itu yang qu ragukan kenyataanya.....
Valentine's Day...
Hari Valentine sangat popular merebak di pelosok Indonesia. Terutama dikalangan remaja. Menjelang bulan Februari, pasti banyak anak-anak muda yang sedang hangat dilamun cinta tidak sabar untuk meraikan Hari Valentine yang katanya Hari Kekasih atau kasih sayang, yang jatuh pada tanggal 14 Februari. Bayangnya makin terasa ketika lihat banyak iklan, promosi dan tawaran hebat yang disiarkan dan diadakan bagi yang memeriahkan dan menyambut Hari kekasih itu. Bukan itu saja, lebih menarik lagi, berbagai film berunsur romantis dihidangkan sepanjang bulan ini, khusus untuk si pencinta.
Namun, sadar atau tidak, bukan masyarakat non Islam saja yang menyambut Hari Valentine, umat Islam pun turut dalam memeriahkan hari tersebut walaupun hari yang dirayakan tidak terdapat dalam ajaran Islam.
Melihat pada fenomena ini, Hari Valentine ini semakin mendapat sambutan dalam berbagai kalangan khususnya golongan remaja. Lebih menyedihkan lagi, terdapat beberapa daripada mereka yang bertindak di luar batasan sehingga menimbulkan masalah sosial dalam masyarakat. Berlakunya perbuatan-perbuatan yang diharamkan seperti zina, minum arak, menghisap ganja dan secara tidak langsung mencerminkan keperibadian yang bobrok dalam kalangan remaja dan memberi gambaran negatif terhadap golongan remaja, dari segi peribadi, keluarga, Agama dan generasi yang akan datang.
Dalam Malamku

Salam Dari Hembus Angin

Dan jatuh di taman al-Kausar
Maka, kaulah Salsabila itu
Tepat ketika kau mengepakkan sayap-sayap rahmi
ketika sekelebat senyum menghiasi bibirmu
menghamburkan wewangian cinta
Entah selalu ada aroma melati ketika kau datang
Seolah mengisyaratkan hadirmu sebentuk peredam penat
Oh iya,
Hembus angin yang membelai ujung khimar halusmu
kemarin sempat berbisik
Melantun indah tak bertepi
Ujung khimar indahmu mulai bersisik
Karna ia tak sengaja menelisik halusnya khimarmu
Doa-doa melantun tak pernah usang dari bibir manismu
Mengibasnya dengan khimar halusmu
Setiap detik, berkibar mulus melewati langit
Menembus batas-batas lazuardi
Bersimpuh takzim diatas arsy
Menyanyikan cerita tentang angin
Yang berhembus bersama Malaikat Ridwan
Kau lah Salsabila itu.....!!!
Menarilah bersama al-Adawiyah.....!!
Jazakillah ukhti....
Karna kau telah menghadirkan
Secercik senyum Tuhan yang paling indah
Surat Cinta

jatuh didalam hati yang usang
kembali kubaca surat cinta-Mu
saat ku sadar bahwa itu pedoman hidupku
Ayat demi ayat
menuntun lisan dengan terbata-bata
memahami arti dari surat cinta-MU
yang Agung Mempesona
Ada tangis yang begitu akrab
menggetarkan hati yang lapuh
mengepakkan arti-arti cinta
yang berhembus bersama nikmat-MU
Nada-nada kerinduan
menyanyikan cerita tentang cinta
bergema irama sunyi
yang mengalun begitu takdzim
Batapa hati ini gemetar tak berdaya
menemukan arti-arti yang tersembunyi
mengingatkanku dalam kekhilafan
menuntun diri untuk mengenal sang Pencipta
"Lihatlah Cinta-Nya...!!"
Cahaya Hati

Kesunyian malam





