Laman

Mencari Keajaiban Mimpi

merenung bersama hembusan angin
hanya ada serpihan udara tersisa
tak sanggup melihat gelapnya malam

menapaki bebatuan tajam
mencari jalan keluar yag kian jauh
meniti masa depan tak karuan

sesak, seolah tak bernafas
menunggu sesuatu yang tak pasti
akankah ada keajaiban menghampiri?

pasti....
saat mimpi bukan lagi khayalan
saat mimpi bukan angan-angan semata

tapi.....
ketika mimpi terwujud menjadi suatu langkah yang nyata
ketika mimpi tercipta menjadi serpihan masa depan cemerlang

perlahan tapi pasti
semua itu akan menjadi nyata
itulah keajaiban mimpi....

AR-RAHMAN



Bumi kan terus berputar
berevolusi dari zaman ke zaman
terus memberikan manfaat tuk kehidupan

Air kan terus mengalir
berpindah dari tempat tinggi ke rendah
terus memberikan manfaat tuk orang banyak

Angin kan terus berhembus
memberikan kesejukan
tuk slalu menyelimuti alam

Matahari kan terus bersinar
bersinar dan redup secara berganti
terus memberikan cahaya tuk bumi

Bunga, Buah dah Pepohonan
berusaha memberikan keindahan dan kebutuhan
tuk kehidupan

Bulan kan terus setia menjadi satelit bumi
tuk memberikan kenyamanan hidup

Bintang kan terus menemani bumi dikala gelap gulita
terus memberikan cahaya dikehidupan malam
tuk kehidupan

Jantung, nadi, kan terus berdetak
oksigen, darah kan terus mengalir
terus bekerja tuk memberikan kehidupan

Smua'y berputar sesuai orbit'y masing-masing
smua'y bekerja sesuai pekerjaan'y masing-masing
tidak ada yang mendustai penciptanya

MAKA NIKMAT MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN........??????

Astagfirullahhal adzim........
Subhanallah.........................

Terdiam sejenak ketika membaca ayat itu
terdiam sejenak tuk memikirkan apa yang telah terjadi
Gemetar hati ini membaca ayat itu_
betapa smua itu sudah ditata rapih oleh-Nya
betapa smua itu sudah diberi oleh-Nya
betapa smua itu sudah diatur oleh-Nya
manusia hanya menikmati saja........!!!

SUBHANALLAH.........
betapa besar kasih sayang-MU RABBII.........
smua'y telah Engkau ciptakan dengan sempurna
tanpa ada kekurangan sedikitpun.........

"Syukran ya Rabb"

Jika Tuhan enggan menyapa


Seiring pergantian zaman
Dari waktu kewaktu bumi terus berevolusi
Bumi terus berputar mengelilingi matahari
Sampai saat tiba waktunya

Ingat......!!
Usia bumi tak lagi segesit jutaan tahun lalu
Mengapa kau terus menyakitinya untuk keperluanmu sendiri
Akhh......

Coba lihat lapisannya mulai mengelupas....!!!
Dan lihat mereka menjadi korban atas ulahmu...!!!
Adakah rasa simpatik dalam jiwamu.....???
lumpur lapindo
Sudahlah......!!! Hentikan......!!!
Tuhan menciptakan alam ini untuk dilindungi dan dilestarikan
Karna semua yang ada di alam ini merupakan nikmat-Nya
Nikmat untuk seluruh makhluk-Nya bukan untuk keperluanmu saja..!!
Semua bencana dan musibah yang datang
Itu merupakan peringatan-Nya

Aku mohon.......
Tak bisa kubayangkan jika Tuhan enggan menyapa
Mungkin bintang akan berguguran karena sedihnya
Bulan pun akan menelusup dalam pekat gelap
Matahari akan tenggelam takkan tampak lagi
Mungkinkah kita masih yakin atas kekuatan kita sendiri ?
Banjir

Saat Senja Menyapa



Saat ini aku menatap senja
Aku iri kepadanya
senja tersenyum bagai menyapa

“hei.... mengapa wajahmu muram....??
Apalagi yang tak diberikan sang Khalik...??
Apa yang tak kau miliki...??”
si senja kecil mengajakku bicara

“Kau jalani hidup dari pagi sampai malam
malam sampai pagi
kau saksikan bulan, yang menyinari malam
kau saksikan matahari, yang menyinari pagi
kau saksikan gemerlap bintang-bintang
Kau dapat menyaksikan semuanya.......”

“Tapi....... kau masih juga meratap
Kau masih juga mengeluh
Kau masih juga menyalahkan takdir
Sedangkan kau diberikan kesempatan
menjalani hari-hari panjang di dunia”

“Lihatlah aku........!!!!!
Aku si senja hanya diberikan
kesempatan pada senja hari
sebentar lagi aku undur diri”

“Malam datang hanya sesaat
Ketika kau terbangun, pagi menyapa
Pagi berganti siang
Siang pun hanya sesaat
Semuanya silih berganti”

“Jangan menjadi hamba yang tak tahu bersyukur
Lihatlah rumput-rumput yang bergoyang dipinggir jalan
Masih tetap bertasbih mengagungkan nama Tuhan
Lihatlah Bumi yang kau injak
Masih tetap berputar sesuai putaran tasbih”

Aku menjadi malu sendiri
Pelan kuucapkan Istighfar pada Rabb-ku
Astaghfirullahhal ‘adzim.......
Menyadarkanku........
Air mata terjatuh membasahi pipiku

“Masihkah kau ragukan kasih Tuhan-Mu....??”
suara si senja perlahan menyapa

“Jangan kau buang air matamu dengan sia-sia
Menangislah di hadapan Tuhanmu
Sesali semua dosa-dosamu
Disatu hari nanti airmata itu sangat berharga
Untuk menyiram panasnya neraka”

Ternyata hidup ini indah........
Hidup ini anugerah, Hidup ini berkah
dasar manusia tidak tahu berterimakasih
Gumamku pada diriku

Kulihat cahaya senja mulai pudar
Senja kan Pergi.............
Tapi kumasih sempat berkata kepadanya
"Terimakasih senja......"

Aku tersenyum manis, semanis yang kumiliki
Untukmu senja, besok Insyaa Allah kita berjumpa lagi
Jika esok Tuhan masih mengizinkan ku.........


Bintang Tak Boleh Lelah



Menatap indahnya hamparan langit luas
Terlihat puing-puing indah gemerlap
Lirih kudendangkan lagu malam ini

Tak sadar kutengahkan mataku ke langit
Kelam nan rupawan
Merona semu kelabu berbayang awan
Bernari-nari indah dalam gulita malam
Bersatu dalam jagad raya yang agung

Jikalau diriku masih tak lelah berharap
Mungkin tak hanya bintang yang terpaku bersama bulan
Mungkin tak hanya bumi yang terpaku bersama matahari
Mungkin tak hanya bulan yang terpaku bersama bumi

ingin sesekali menjadi bintang yang berkelip dalam pekat malam
Namun untuk menjadi bintang
Tak boleh lelah peluhku menetes
Tak boleh lelap dikejar pilu
Bintang tak boleh lelah
Selalu berkerlip memberikan cahaya
Bersinar indah mewarnai angkasa raya

Meski entah kapan bintang kan berpihak padaku
Tapi ku bisa memulainya dari kerlip jiwaku
Aku akan memulainya dari kerlip hatiku........

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...