Laman

Jika dan Ketika



Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia,
Allah tahu betapa engkau sudah berusaha

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih,
Allah sudah menghitung air matamu

Jika kau pikir bahwa sahabat terlalu sibuk untuk menghiburmu,
Allah senantiasa berada disampingmu

Ketika kau pikir kau sudah berusaha sesungguhnya dan tidak tahu akan berbuat apa lagi,
Allah mempunyai jawabannya

Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kau merasa tertekan
Allah bersamamu untuk menenangkanmu

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan
sebenarnya Allah sedang berbisik kepadamu

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingi mengucap syukur
Allah telah memberkatimu

Ketika sesuatau yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban
Allah akan tersenyum kepadamu

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi
Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu

mengingat Allah dimana pun kita berada
Allah akan mengetahui dan senantiasa berada di sampingmu

* kutipan dari buku : omg, ternyata aku terlahir sukses*

Masjid Kubah Emas

Empat bulan silam, tepatnya pada Sabtu 29 Oktober 2010, aku dan keluarga menghadiri acara di daerah Depok. Ketika waktu shalat dzhur tiba, kami singgah di Mesjid Kubah Emas. Untuk menunaikan shalat dzuhur dan melepaskan lelah sejenak. Ini adalah kunjungan pertama saya ke mesjid yang megah tersebut.
Dari kejauhan, warna keemasan kubahnya terlihat sangat menyolok. Saat pertama kali tiba di sana, kilau emas yang berada pada kubah mesjid ini terlihat bersinar terang. Sungguh mengundang rasa kagum. Masjid ini memang terkenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas karena memang kubahnya dilapisi emas. Masjid Dian Al Mahri memiliki lima kubah yang merupakan simbol dari rukun Islam. Satu kubah utama dan empat kubah kecil. Bentuk kubah utama menyerupai kubah Taj Mahal. Selain itu di dalam masjid terdapat lampu gantung. Di belakang lampu indah tersebut, langit-langit kubah berganti warna pada setiap waktu salat. Subhanallah.... Saya benar-benar menatap takjub bagian-bagian masjid kubah emas.
Kawasan mesjid ini disebut-sebut sebagai yang termegah di Asia Tenggara. Masjid ini merupakan bagian dari konsep pengembangan sebuah kawasan terpadu bernama Kawasan Islamic Center Dian Al-Mahri. Masjid yang terletak di Jalan Meruyung Kecamatan Limo Kota Depok, Jawa Barat ini diresmikan oleh pendirinya Ibu Hj Dian Juriah Maimun Al Rasyid dan Bapak Drs H. Maimun Al Rasyid. Oleh sang pendiri, masjid megah dan indah ini diniatkan tidak hanya menjadi simbol keagungan Islam, namun juga akan berfokus pada pengembangan kebudayaan Islam di Indonesia. Dan ada pembangunan gedung dakwah sebagai pusat syiar Islam. Masjid Kubah Emas dibuka setiap hari untuk umum pada pukul 04.00—06.00 WIB dan pada pukul 10.00—20.00 WIB. Pada hari Kamis, masjid ini ditutup untuk persiapan kebersihan shalat Jumat.

Ada pemisahan antara pintu masuk pria dan wanita. Juga ada aturan pula bahwa untuk masuk ke dalam masjid, diwajibkan memakai pakaian yang menutup aurat, sehingga seluruh wanita yang berkunjung ke sana harus mengenakan jilbab. Ketika kami tiba, sudah masuk waktu sholat Dhuhur sehingga halaman luar lantai masjid yang diterpa sinar matahari menjadi panas. Pengurus masjid menyiapkan karpet plastik untuk mengurangi panasnya lantai halaman masjid.
Bersama keluarga, saya menunaikan sholat Dhuhur berjamaah di masjid itu. Setelah shalat dzuhur kami ingin sekedar beristirahat, untuk melepaskan lelah. Terdapat larangan menginjak rumput yang ada di taman sekitar masjid. Akan tetapi di seberang masjid ada ruang serbaguna yang disediakan. Akhirnya kami beristirahat disana, dan banyak pengunjung yang menggelar tikar di sana sembari menikmati keindahan masjid.

Keagungan dan kemuliaan Allah SWT sang Maha Pencipta terlukis secara menakjubkan pada bangunan masjid yang megah ini.

Ku Harapkan Pertolongan

Beberapa hari terakhir ini , pikiranku mulai tak menentu. Ada sesuatu yang ingin ku luapkan, tapi ternyata lidah ini tak kuasa menyampaikannya. Mengapa...??? apakah hati ini terluka.....???? TIDAK....!! hati ini tidak sakit, bahkan terluka, tidak sedikitpun...!! Tapi kenapa....??? apa yang aku alami..??

Mulut ini selalu bungkam tuk mengatakannya, lidah ini selalu diam tuk menggerakkannya. Ternyata aku masih butuh berbagai ketenangan untuk mengatakannya pada orang-orang tercintaku. Karna ini lebih dari sekedar sebuah percakapan biasa. Akan ada letupan-letupan emosional yang akan menguji keteguhanku. Ternyata pikiran dan hatiku aku butuh perhatian. Akan ada beberapa hari yang mungkin akan kulewati dengan tangis dan tawa getir.
Kini aku hanya membutuhkan dukungan dari semua pihak. Untuk lebih meyakinkan akan sebuah langkah pasti yang hendak kulakukan ini.

INSYA ALLAH , Allah memang akan selalu bersamaku dan aku akan merasa lebih istiqomah lagi mempertanggung jawabkan kelakuanku ini.

Message for my self ==> La Tahzan wala Takhaf Innallaha Ma'ana.

“ Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”. (ASY-SYARH :5 & 6)

Buya Hamka



Seorang Pujangga yang Ulama
Siapa sih yang tidak kenal Buya Hamka..???Aku kenal HAMKA pertama kali waktu kelas 1 di Pondok. Waktu itu ada bazar buku disana, akhirnya aku beli buku Hamka yang berjudul “Hamka, berkisah tentang Nabi dan Rasul”. Ada 3 jilid. Terbitan Pustaka Panjimas Jakarta tahun 1982. Cetakan ketiga. Cetakan I tahun 1979. Cetakan II tahun 1981. Ditulis kembali oleh M. Saribi. Buku ini untuk bacaan murid Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah.
HAMKA adalah Tokoh Islam kharismatik yang sampai sekarang masih dikenang dan karya-karyanya sangat berguna bagi seluruh umat manusia khususnya masyarakat Islam menyebutnya. Sebuah nama yang tidak asing ditelinga, khususnya bagi para pecinta karya-karyanya. Karya-karyanya yang luar biasa bagaikan menyelam dilautan tak bertepi. Buya Hamka demikianlah umat islam indonesia atau siapapun yang mengenalnya. Nama lengkap Haji A. Malik Karim Amrullah kelahiran Maninjau 17 febuari 1908 di Sumatra Barat. Menelusuri karyanya yang berjumlah 115 buku, termasuk Tafsir Al-Azhar. Didalamnya banyak butir-butir mutiara hikmah yang dapat dijadikan pelajaran dan teladan.
Cuplikan sentuhan syair yang cukup terkenal :
Lapangan Siasat Bukan Medanku
Aku dikenal seorang pujangga
Yang bersayap terbanglah laju
Aku kan tetap pahlawan pena
Melalui pemikirannya yang diukir dalam karya-karya hebatnya. Ada dakwah yang tersimpan disana. Dakwah yang menyentuh setiap orang yang membacanya. Sebagai “Pahlawan Pena” dalam menyampaikan pesan dakwahnya. Seorang Pujanggayang hebat, yang memepunyai kepandaian sastra yang tinggi, dan ilmu tasawuf yang luas. Setiap kalimat yang disampaikan selalu memiliki energi, dapat menggugah rasa keimanan siapa saja yang mendengarkannya. Maka tak heran, jika disebut Seorang Pujangga yang Ulama.
Ada empat butir mutiara yang menjadi pesannya :
  1. Orang yang pintar adalah orang yang selalu merasa bodoh.
  2. Orang yang bisa berhubungan dengan yang Maha Suci adalah orang yang senantiasa mensucikan diri.
  3. Orang yang berbahagia adalah orang tahu kampung halamanya.
  4. Ketika rumahku diketuk oleh kemiskinan, aku buka jendela dan aku melompat keluar.
Salah satu kutipan :
“Sahabat sejati adalah orang-orang yang berkata benar,
bukan yang membenarkan kata-katamu.”
(HAMKA)

Di kutip dari berbagai sumber.

Kawah Putih_ Ciwidey

Kebetulan minggu ini biela dan keluarga menghabiskan weeked dengan jalan-jalan. Kota Bandung Jawa Barat, merupakan tempat pilihan keluarga bahkan tempat favorit, karna setiap berlibur, bandung merupakan pilihan pertama keluarga. Selain udaranya yang dingin, penginapannya yang enak, banyak tempat wisata pula. Lama perjalanan kurang lebih 6 sampai 7 jam dari Tangerang. Sampai Bandung, kami singgah sejenak di Ciwalk tuk belanja. Setelah selesai mobil langsung tancap gas menuju sebuah penginapan yang akan kami tempati, di sebuah villa yang asri dengan pemandangan yang indah di antara ladang kebun teh. Tempatnya nyaman dan udaranya yang dingin, membuat ingin berada lebih lama disana.
Salah satu tempat pariwisata yang sudah kami jadwalkan untuk mengunjunginya, tepatnya di Bandung Selatan, kawah putih Ciwidey. Setelah sampai tujuan, sempat mengeluh. Karena tempat yang kami kunjungi sudah dipadati orang banyakk. Uh_ jadi rebutan dweh... hehe... Berfikir sejenak sambil komat-kamit, entah ada daya tarik apa yang membuat banyak orang ke Kawah Putih Gunung Patuha, Ciwidey ini. Sampai-sampai tempat ini benar-benar dipadati pengunjung. Dari tempat parkir ke kawah putih cukup jauh dan cukup memerlukan tenaga untuk menaiki anak tangga karna ini merupakan dataran tinggi. Langkah demi langkah ada sesuatu yang saya kagumi keindahanya.

Waw....!! ternyata dataran tinggi Bandung Selatan ini cantik. Begitu banyak inspirasi sudut-sudut gambar lahir dari bidikan kamera di kawah putih yang katanya angker, yang melulu karena fumarol belerang pekat yang harus diperhitungkan pada saat angin berhenti berputar. Jadi ga bisa lama-lama disana, karena belerangnya yang pekat, dapat menyumbat pernapasan terutana bagi yang mempunyai penyakit asma atau paru-paru. Kawah Putih Gunung Patuha benar-benar itu berwibawa, karena ketinggian dan kesunyiannya. Dan begitu anggun, tenang, menghanyutkan. Semilir angin membawa pergi kabut pekat uap belerang menjauh. Pengunjung pun tak akan betah berlama-lama diterpa dinginnya angin gunung yang menyelinap ke tulang sumsum.
Tempat selanjutnya yang menjadi pilihan adalah.... kebun stawberry. Saya takkan bercerita banyak tentang ini. Karena disini kami hanya singgah sejenak untuk memberi makan cacing-cacing yang berada didalam perut, hehe.... tapi ada yang seru..... apa itu...??? Memetik buah kecil yang luchu, yaitu buah stawberry....!!

yang merupakan buah kesukaan keponakan-keponakan saya... hehe... Inilah dia jagoan kita....!! hayoo siapa yang paling banyak metik stawberry nya dapat hadiah...!!! apa yah hadiahnya..?? Yah_ STAWBERRY aja... hhahaa..
Sebenarnya banyak yang saya ingin ceritakkan, tapi.... “TIME IS OVER” hehehe....
Nah_ untuk liburan selanjutnya dimana ya....????

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...