Kadang aku merasa seperti ombak terombang ambing di lautan luas.
Terus bergerak, terus berusaha kuat, tapi tak tahu harus ke mana arah pulang.
Aku cuma seorang ibu rumah tangga.
Tak punya penghasilan tetap, tak punya rumah sendiri. Hidup berpindah, mengikuti arus kehidupan dan keputusan yang tak selalu bisa kupilih sendiri.
Pernah terlintas di hati, ingin berpisah saja. Bukan karena benci, tapi karena lelah terus menahan semua sendirian. Namun di sisi lain, aku tak sanggup membayangkan hidup tanpa anak-anak.
Aku tak ingin mereka tumbuh di tengah perpisahan, tak ingin wajah kecil mereka kehilangan tawa karena luka orang dewasa.
Aku juga tak ingin kembali ke rumah keluarga. Bukan karena sombong, tapi karena aku tak ingin merepotkan siapa pun. Aku hanya ingin punya tempat kecil, rumah sederhana di mana aku bisa bernapas, menata ulang hidup, dan membesarkan anak-anak dengan tenang.
Tempat di mana aku bisa jadi diriku sendiri, tanpa takut salah di mata siapa pun.
Aku sudah berusaha, sungguh. Sudah setahun lebih aku membuat konten, menjual produk affiliate, berharap ada rezeki yang bisa membuatku berdiri di atas kaki sendiri. Tapi hasilnya masih belum seperti harapan. Receh, tapi tetap kujalani karena itu satu-satunya hal yang membuatku merasa punya arah.
Kadang aku iri pada perempuan lain yang terlihat mapan, yang tahu pasti ke mana langkahnya. Sementara aku masih di sini, berdiri di antara bertahan dan melepaskan.
Namun malam ini aku ingin belajar pasrah.
Mungkin aku belum tahu harus tinggal di mana, tapi aku tahu satu hal: Allah tahu isi hatiku. Dia tahu aku tak ingin menyerah, hanya ingin sedikit istirahat.
Aku percaya, setiap ombak pasti punya pantainya sendiri. Mungkin aku belum sampai ke sana sekarang tapi aku sedang menuju ke arah itu, pelan-pelan, dengan doa dan harapan yang masih tersisa.
Dan semoga, ketika aku akhirnya sampai nanti…
aku bisa menulis lagi, bukan dari hati yang bingung, tapi dari hati yang tenang. 🌷
0 komentar:
Post a Comment