Belajar Memilih Diriku Sendiri
Kadang hidup terasa seperti berjalan di lorong panjang yang sepi. Bising di luar, tapi hening di dalam diri. Ada hari-hari aku merasa kuat, tapi ada pula hari di mana semuanya terasa berat meski aku tidak melakukan apa-apa.
Hari ini termasuk yang berat.
Tapi ada sesuatu yang berbeda.
Biasanya ketika perasaan itu datang, aku hanya diam, tenggelam, dan membiarkan pikiranku mengembara ke tempat yang tidak bisa disentuh oleh siapa pun—tempat yang membuatku merasa aman, ditemani, dan dicintai meski hanya dalam bayangan.
Aneh ya, bagaimana pikiran bisa menjadi rumah ketika dunia nyata terasa seperti tempat yang terlalu besar dan terlalu dingin.
Tapi hari ini… aku memilih melakukan sesuatu yang berbeda.
Bukan karena aku sudah kuat.
Bukan juga karena aku sudah pulih.
Tapi karena ada bagian kecil dalam diriku yang berkata:
“Aku layak hidup lebih baik dari ini.”
Aku masih belum tahu harus mulai dari mana.
Aku masih belum punya semua jawaban.
Dan aku masih sering merasa takut.
Tapi aku mulai dengan satu hal sederhana:
🌿 Berbicara lebih lembut pada diriku sendiri.
Hari ini, saat pikiranku kembali menarikku ke dunia imajinasi yang penuh kehangatan, aku tidak melarang atau menyalahkan diri. Aku hanya berkata:
“Terima kasih sudah bertahan sejauh ini.
Aku tahu kamu lelah.
Tapi kamu tidak sendirian.”
Lalu aku memilih satu hal kecil yang membuatku merasa hidup:
minum air dengan tenang, sambil menarik napas panjang, seolah-olah tubuhku baru diizinkan istirahat setelah berlari begitu lama.
Mungkin perubahan hidup tidak datang dalam bentuk langkah besar.
Mungkin ia datang seperti ini:
pelan, lembut, dan kadang tidak terlihat.
Yang penting… aku mulai.
Hari ini aku menulis bukan untuk mengeluh.
Bukan untuk menyalahkan.
Bukan untuk mencari simpati.
Aku menulis untuk mengingat:
💛 Bahwa aku masih di sini.
💛 Bahwa aku masih punya harapan.
💛 Bahwa aku layak bahagia—meski aku belum sampai ke sana.
Dan kalau besok terasa berat lagi, tidak apa-apa.
Aku bisa mulai lagi.
Sekali lagi.
Dan lagi.
Karena aku sedang belajar mencintai hidupku… perlahan, tapi pasti.
— ✨ Untuk diriku yang sedang tumbuh, pelan-pelan tapi tetap maju.
0 komentar:
Post a Comment