Laman

Rasanya Sesak, Tapi Aku Tetap Bertahan



🌿 

Kadang bingung sendiri…

Sudah setahun bikin konten, belajar sana-sini, mencoba tetap konsisten meski sibuk rumah dan anak, tapi hasilnya masih kecil.
Kadang aku bertanya dalam hati,
“Sampai kapan ya aku harus begini? Salahku di mana?”

Tapi lalu aku ingat…
Setiap kali aku merasa hampir jatuh, ada suara kecil dalam diriku yang bilang:

“Pelan-pelan… kamu sudah sejauh ini. Kamu tidak gagal. Kamu cuma belum sampai.”

Hari ini aku sedih, iya.
Dadaku sesak, iya.
Tapi aku tetap bangun, tetap menemani anak-anak, dan tetap menulis ini sebagai tanda bahwa aku belum menyerah.

Semoga besok sedikit lebih ringan.
Semoga langkahku semakin jelas.
Dan semoga tiga bulan lagi aku bisa pulang dengan hati yang lebih tenang.

Untuk diriku sendiri:
Terima kasih sudah bertahan sejauh ini. Kamu hebat, meski sering lupa.



0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...